Usul Pengembang: Asing Boleh Punya Properti di RI, Tapi Dibatasi

Big Banner

Jakarta -Para pengembang properti lewat Real Estate Indonesia (REI) meminta pemerintah mengeluarkan regulasi yang mengizinkan warga asing memiliki properti di dalam negeri. Namun ada batasannya.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Real Estate Indonesia (REI), Eddy Hussy mengatakan, ada sejumlah regulasi yang diusulkan REI agar kepentingan masyarakat umum bisa tetap terjaga, walau ada izin kepemilikan properti oleh asing ini.

Pertama, kata Eddy, adalah aturan tata letak atau zonasi area yang propertinya boleh dimiliki asing.

“Dengan adanya pengaturan zonasi ini, maka akan jelas tertata wilayah mana yang menjadi zonasi hunian, perkantoran, perbelanjaan dan lainnya. Mana yang untuk asing, mana yang asing nggak boleh masuk ke situ,” kata Eddy dihubungi, detikFinance, Rabu (22/7/2015).

Kedua, lanjut dia, adalah regulasi yang mengatur batas kepemilikan properti oleh asing. Aturannya, sambung dia, harus dibuat jelas. Kepemilikan orang asing harus dibatasi hanya boleh membeli apartemen di zonasi hunian mewah atau komersial.‎

“Kita juga bisa membatasi jumlah maksimal yang bisa dibeli orang asing, misalnya satu orang asing hanya diperbolehkan membeli paling banyak 5 unit dan hanya hunian yang baru,” terangnya.

Ketiga, adalah regulasi yang mengatur perlindungan harga bagi hunian sederhana. Menurut Eddy, perlindungan ini sangatlah penting untuk memastikan harga selalu terjangkau oleh MBR dan tidak dipermainkan oleh spekulan.

Keempat, aturan usulan regulasi ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menjalankan renacana pemberian izin kepemilikan properti oleh asing, namun tetap menjaga hak masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah alias MBR untuk memperoleh hunian dengan harga terjangkau.

“Orang asing jelas tidak boleh beli di zona hunian sederhana dan harga di zona ini diatur oleh pemerintah, sehingga terhindar oleh spekulasi,” pungkas dia.

(dna/dnl)

finance.detik.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me