Harga Rumah Kelas Bawah di Jabodetabek Sentuh Rp 335 Juta

Big Banner
Rumah kelas bawahRumah kelas bawah

Propertinet.com – Tak mengherankan jika kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tak sanggup membeli dan memiliki rumah. Terlebih pada kondisi perekonomian yang sedang melambat seperti saat ini. Daya beli tergerus, rumah pun tak terbeli karena harganya tinggi.

Dari hasil riset Cushman & Wakefield Indonesia, terungkap bahwa hingga semester pertama 2015, harga rumah kelas bawah di kawasan Jadebotabek sudah menyentuh angka Rp 200 juta hingga Rp 335 juta per unit. Sebelumnya harga rumah untuk kelas ini adalah Rp 161 juta dengan dimensi 33-34/78-90.

Pergeseran tersebut, kata peneliti Cushman and Wakefield Indonesia, Anindya Prayascitta Samesti, terjadi karena dipicu harga lahan yang semakin mahal dengan pasokan yang kian terbatas.

           Baca Juga!

 

“Dengan demikian ongkos produksi pun meningkat sehingga mendorong pengembang menaikkan harga jualnya,” ujar Anindya.

Cushman & Wakefield Indonesia melakukan riset terhadap 30 perumahan di seluruh wilayah Jadebotabek dengan luas lahan minimal 40 hektar. Selain rumah kelas bawah, mereka juga menemukan harga jual rumah kelas menengah hingga mewah mengalami perubahan.

Untuk rumah kelas menengah bawah harganya berada pada level Rp 440 juta-Rp 480 juta. Setahun sebelumnya, harga masih bertengger di angka Rp 350 juta-Rp 450 juta per unit. Sedangkan rumah kelas menengah, saat ini mencapai harga Rp 900 juta-Rp 1,3 miliar. Padahal setahun lalu masih dibanderol Rp 876 juta-Rp 1,2 miliar.

Demikian halnya dengan rumah kelas menengah atas yang mengalami perubahan menjadi Rp 1,5 miliar-Rp 1,6 miliar. Sebelumnya harga berada pada posisi Rp 1,3 miliar-Rp 1,5 miliar. Rumah kelas mewah saat ini tembus Rp 2,2 miliar-Rp 5 miliar, sebelumnya Rp 2,3 miliar-Rp 4,8 miliar.

propertinet.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me