Pengembang Arab Bangun Apartemen 50 Lantai di London

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – London seringkali berkabut dan memberi nuansa misterius. Tapi banyak pelancong menyukai, bahkan ibukota Inggris ini menduduki peringkat pertama destinasi wisata global versi 2015 MasterCard Global Destinations Cities Index. Sepertinya wajar, sebab menurut survei Economist Intelligence Unit (EIU) 2015, London termasuk 20 kota teraman di dunia. Karena itu pula, aneka tawaran properti di sini selalu diminati investor global. Pengembang setempat terus berlomba menawarkan produk teranyarnya.

AYKON-London1

Seperti salah satu yang terbaru ini dari DICO UK Property Holdings Ltd, anak usaha DAMAC International Limited, yang berbasis di Uni Emirat Arab. Pengembang spesialis real estat mewah ini baru saja melansir gedung apartemen setinggi 50 lantai.  Diklaim mewah, sebab penataan interior proyek Aykon ini menggandeng Versace Home, desainer fashion dan interior mewah. Sentuhan Versace Home itu tidak hanya pada 360 unit apartemennya, tapi juga di hampir semua bagian, mulai dari lobby hingga ke fasilitas-fasilitasnya, seperti gymnasium, kolam renang indoor, spa, lounge, area bermain anak, roof garden dan bioskop.

Proyek ini didesain oleh biro arsitek Kohn Pedersen Fox Associates (KPF) dan Turner & Townsend (TT) sebagai project management. Kemewahan sudah terlihat dari sisi luar, dengan kombinasi material batu alam, terakota dan kaca. Aykon akan memiliki  taman seluas 921 m2 yang disebar di beberapa lantai. Menawarkan banyak tipe, mulai dari studio, 1-3 bedroom (BR) dan premium penthouse, ditawarkan dengan harga mulai dari 700.000 hingga 4 juta pound atau serentang Rp 14,65 – 83,74 miliar. Direncanakan apartemen ini baru rampung tahun 2020.

Aykon berlokasi di Nine Elms, sebuah daerah peremajaan di tepi selatan Sungai Thames, dengan salah satu tengaranya proyek Battersea Power Station. Daerah tersebut akan menjelma menjadi sebuah pusat bisnis internasional serta pusat seni dan budaya London dengan residensial ultra-modern. Sebuah area publik seluas 20 ha akan dibuat di tepi sungai, membuat daerah ini akan menjadi distrik paling hijau di sisi selatan London. Dekat dengan area perbelanjaan mewah di Knightsbridge dan Mayfair, lalu Chelsea serta area kafe dan restoran di Linear Park. Selain juga dekat dengan jalur kereta Vauxhall Cross dan Underground, sebutan untuk jalur kereta bawah tanah London. Ke depan, daerah ini makin mudah terjangkau dari segala penjuru kota, menyusul pengembangan Northern Line dan proyek Crossrail.

AYKON-London2

Proyek ini dilansir setelah pemerintah Inggris menyatakan bahwa harga rumah di London naik 4,7 persen dibandingkan tahun lalu, per Mei 2015. Lebih rendah daripada pertumbuhan seluruh negeri yang mencapai 5,7 persen. Meski demikian, DAMAC tetap yakin kalau permintaan properti mewah di London selalu ada. “Kami terus menerima permintaan yang besar dari konsumen global atas properti mewah di London,” ucap  Hussain Sajwani, Chairman of DAMAC.

Sementara itu, dikenal lebih dulu sebagai desainer fashion mewah, kini Versace juga mengembangkan bisnis interior mewah. “Proyek residensial sudah menjadi strategi Versace untuk lebih mengenalkan gaya hidup ala Versace kepada pasar gobal, ” ucap Gian Giacomo Ferraris, CEO of Versace.

Aykon bukanlah kolaborasi DAMAC dan Versace pertama. Sebelumnya mereka sudah membangun  apartemen mewah lain, Al Jawharah di Jeddah dan satu lagi di tengah Kota Beirut, Lebanon yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian.

(Sumber: Aykon & the National)

housing-estate.com