Bidik Generasi Milenial, Perusahaan Terkenal Kini Andalkan Kanal Digital

Foto: Rumah123/iStockKanal digital atau e-commerce atau e-dagang kini semakin jadi andalan kaum milenial, baik pengguna maupun produsen produk dagang. Bonus demografi Indonesia saat ini memang didominasi ...

  • propertidata
  • 2017.03.17
  • 468

    view

  • Bidik Generasi Milenial, Perusahaan Terkenal Kini Andalkan Kanal Digital

    Foto: Rumah123/iStock

    Kanal digital atau e-commerce atau e-dagang kini semakin jadi andalan kaum milenial, baik pengguna maupun produsen produk dagang. Bonus demografi Indonesia saat ini memang didominasi kaum milenial.

    Hal tersebut disadari betul oleh perusahaan besar yang sangat dikenal. Tengok saja raksasa produk perlengkapan olahraga Adidas maupun PT Pos Indonesia (Persero). Mereka menyadari keterlibatan dalam daring (perdagangan dalam jaringan) tak bisa dihindari.

    Baca juga: Kini, Beli Bahan Bangunan pun Bisa Secara Online

    Mengutip CNBC, Rabu (15/3), Adidas secara resmi meninggalkan moda iklan televisi dan beralih ke e-dagang. CEO Adidas, Kasper Rorsted, menjelaskan, Adidas saat ini akan fokus pada kanal digital untuk mengejar konsumen yang lebih muda.

    "Jelas bahwa konsumen yang lebih muda berhubungan dengan kami khususnya melalui perangkat mobile," kata Rorsted yang memastikan tak akan ada lagi iklan Adidas di televisi.

    Baca juga: Ayo, Bangun Brand dengan Digital Marketing

    "Semua hubungan kami dengan konsumen akan melalui media digital," kata Rorsted lagi. Rorsted percaya dalam tiga tahun ke depan, bisnis online Adidas akan melonjak dari 1 miliar euro menjadi 4 miliar euro.

    Sementara, PT Pos Indonesia (Persero) mematok pertumbuhan pendapatan dari jasa pengiriman paket transaksi e-dagang hingga 40 persen pada 2017. Pada 2016, porsi pendapatan mereka dari e-dagang hanya 20-25 persen dari total pendapatan mereka yang Rp5 triliun.

    Baca juga: Mau Produk Kamu Laku? Jual Online Dong!

    Semakin meningkatknya aktivitas pengiriman paket transaksi e-dagang mendorong PT Pos Indonesia menggandeng beberapa perusahaan transaksi berbasis daring, yakni tokopedia, bukalapak, dan blibli.com.

    “Investasi kami tahun ini sekitar Rp1 triliun. Alokasinya akan lebih banyak dipakai memperkuat sistem kami di Jawa,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi Wahyu Setijono, seperti dikutip dari Harian Kompas, Kamis (16/3).

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci