Bisnis Penjualan Apartemen Australia Sedang Lesu

Big Banner

Bisnis penjualan rumah di Australia pulih kembali setelah sempat jatuh dari rekor penjualan terbesar sejak tahun 2010 pada bulan Mei lalu. Kelompok bisnis perumahan negeri Australia terbesar-Housing Industry Association’s (HIA) hari Senin mengumumkan data penjualan rumah baru negara tersebut periode bulan Juni alami peningkatan dari bulan sebelumnya. Dari survey kelompok ini kenaikan ini disebabkan meningkatnya  penjualan rumah baru tunggal.

Dari data survey bulanan HIA, penjualan rumah baru naik 0,5 persen pada bulan Juni setelah alami penurunan bulanan pertama sepanjang tahun pada bulan Mei yang saat itu turun 2,3 persen. Dilihat dari jumlah rumahnya, hingga bulan Juni rumah baru yang terjual sebanyak  7978 unit dari 7946 di bulan Mei, jumlah ini paling banyak setelah bulan April 2010 sebesar 8572 unit. Sebagai informasi, penjualan rumah terbanyak sepanjang sejarah di Australia terjadi pada bulan Maret 2001 sebanyak 20768 unit.

Rumah yang paling laku dijual pada bulan Juni dan sekaligus mengkontribusi kenaikan total penjualan rumah baru   yaitu rumah tunggal sedangkan rumah multi unit atau apartemen menurun. Penjualan rumah tunggal alami kenaikan 1,7 persen pada tersebut sedangkan jenis apartemen merosot 2,9 persen.
 
Turunnya penjualan apartemen pada bulan Juni sudah mendapat sinyal dari data yang diumumkan Biro Statistik Australia(ABS) untuk jumlah persetujuan bangunan atau biasa disebut  building apporvals atau permits pada bulan yang sama anjlok cukup parah khususnya untuk pembangunan apartemen. Dalam rilis tersebut tercatat bahwa jumlah persetujuan untuk pendirian bangunan di “Negeri Kanguru”   jatuh sebesar 8,2 persen pada bulan Juni lalu setelah bulan sebelumnya berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 2,3 persen. Grafik dibawah menunjukkan perbandingan data yang diumumkan ABS pekan lalu dan data HIA hari ini.

Historical Data Chart

 

Dari data penjualan rumah baru ini menunjukkan suatu sinyal pertumbuhan pasar property di Australia yang sedang rally 2 tahun terakhir setelah ambruk ke level paling rendah sepanjang sejarah pada bulan September 2012 lalu.

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me