Wall Street ambles terseret koreksi Russell 2000

Big Banner

NEW YORK. Bursa saham AS ambles pada penutupan tadi malam (1/10). Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor’s 500 tergerus 1,3% ke level terendah sejak 12 Agustus lalu. Sementara, Russell 2000 merosot 1,5% dan berada 10% di bawah level rekornya yang tercipta pada Maret lalu.

Penurunan juga terlihat pada indeks Dow Jones Industrial Average sebesar 1,4% menjadi 16.804,71. Sementara itu, Dow Jones Transportation Average mencatatkan penurunan terbesar sejak Februari seiring aksi jual saham-saham maskapai penerbangan setelah ada laporan kasus Ebola ditemukan di AS.

Menurut Randy Bateman, chief investment officer Huntington Asset Advisors, angin kencang mulai bertiup ke pasar saham dan pelaku pasar sudah mulai menyadarinya. “Ada sejumlah situasi geopolitik dan ada pula kecemasan mengenai pelemahan ekonomi. Sebelumnya, kita mengandalkan suntikan dana dari the Fed. Nah, saat ini, suntikan dana mulai mengering dan investor akan fokus pada isu-isu yang ada,” paparnya.

Seperti yang diketahui, the Fed berencana untuk mengakhiri program pembelian obligasinya pada akhir bulan ini. Padahal, stimulus tersebut berhasil mendongkrak performa indeks S&P 500 nyaris sebesar tiga kali lipat.

Editor: Barratut Taqiyyah

investasi.kontan.co.id

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me