Kempupera Minta Pemda Siapkan Data RTLH

Big Banner

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) meminta pemerintah daerah (pemda) untuk  menyiapkan data tentang rumah tidak layak huni (RTLH) masyarakat yang ada di daerahnya masing-masing.

Data RTLH tersebut akan dihimpun secara nasional mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pemerintah pusat. Tujuannya, kerja sama dalam penanganan perumahan bagi masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

“Data inti mengenai RTLH itu sebenarnya ada di tingkat kabupaten/kota. Jadi, kami berharap, para Bupati/Wali Kota dapat menyiapkan data RTLH, sehingga dapat diketahui secara pasti jumlah rumah yang perlu mendapat bantuan dari pemerintah,” ungkap Dirjen Penyediaan Perumahan, Syarif Burhanuddin, di Jakarta, Senin (3/8).

Menurut Syarif, saat ini pemerintah masih berpegang pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan jumlah RTLH di Indonesia mencapai sekitar 3,4 juta unit. Namun demikian, angka tersebut tentunya harus diperbarui, sehingga pemda juga harus bersikap proaktif dalam melakukan pendataan RTLH. Sebabnya, pertumbuhan penduduk di setiap daerah berbeda-beda.

Syarif menjelaskan, berdasarkan UUD, sebenarnya masalah perumahan telah menjadi salah satu urusan wajib Pemda. Namun, realita yang terjadi di lapangan menunjukkan masih banyaknya pemda yang belum memperhatikan masalah perumahan secara khusus. Padahal, secara umum kebutuhan masyarakat bukan hanya masalah sandang dan pangan saja tapi juga penyediaan papannya.

Untuk melihat seberapa jauh keseriusan pemda dalam soal perumahan dapat dilihat dari besaran prosentase dana APBD Kabupaten/Kota yang dialokasikan untuk program perumahan masyarakatnya.

Pemda juga masih cenderung berharap bantuan dari pemerintah pusat untuk perumahan. “Cara pandang seperti itu harus mulai diubah, sehingga partisipasi pemda bisa lebih ditingkatkan. Sebab, mereka yang tahu berapa kebutuhannya,” tegas Syarif.

Syarif menjelaskan, berdasarkan pengalamannya sebagai Kepala Bappeda dan Dinas di provinsi, biasanya pemda belum siap memberikan data jika diminta berapa angka pasti RTLH yang ada saat ini. Apalagi jika ditanyakan bagaimana kondisi dan siapa pemilik rumah tersebut.

“Saya berharap masalah data RTLH ini dapat kita selesaikan bersama-sama. Tujuannya secara nasional kita mempunyai data yang pasti, sehingga program perumahan dapat berjalan dengan baik di lapangan,” tuturnya.

 

Investor Daily

Imam Muzakir/ED

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me