Salip Indonesia, Vietnam Bangun Menara Super-jangkung

Big Banner

KOMPAS.com — Vietnam. Menyebut negara ini, kita dihadapkan pada aktualitas di segala bidang yang bisa disejajarkan dengan Indonesia. Bahkan, untuk pembangunan infrastruktur dasar, properti perumahan, dan komersial, serta transportasi publik yang aman dan nyaman, Vietnam boleh membusungkan dada.

Dua kota utamanya, yakni Hanoi dan Ho Chi Minh atau “Saigon”, mengalami pertumbuhan paling pesat. Di kedua kota ini, kita bisa mendapati bangunan-bangunan tinggi dengan berbagai langgam arsitektur menarik.

HBA/Kompas.com Bitexco Financial Tower

Khusus di kota Ho Chi Minh, sudah berdiri mengangkasa Bitexco Financial Tower setinggi 262,5 meter dan mencakup 68 lantai, Lotte Center Hanoi sebanyak 65 lantai dalam bangunan sejangkung 272 meter, dan Keangnam Hanoi Landmark Tower yang menjulang 328,6 meter dan terdiri dari 72 lantai.

Tak puas sampai di situ, kota ini juga berupaya memecahkan rekor ketinggian Keangnam Hanoi Landmark Tower dengan membangun The Vincom Landmark 81. Megaproyek ambisius ini dibesut oleh Vingroup, salah satu pengembang raksasa Vietnam berpengaruh.

HBA/Kompas.com Sudut kota Ho Chi Minh sebagai sentra bisnis dan keuangan terbesar di Vietnam.

Pencakar langit ini dirancang oleh arsitek yang berbasis di Inggris, yakni Atkins. Tingginya mencapai 460 meter atau dikategorikan masuk dalam supertall (ketinggian di atas 300 meter). Sesuai dengan namanya, The Vincom Landmark Tower 81 terdiri dari 81 lantai.

Menara ini nantinya akan mencakup hotel, apartemen servis, apartemen, dan pusat belanja dengan total luas bangunan 241.000 meter persegi. Terkait pengembangan hijau, bangunan ini juga akan dilengkapi dengan taman besar di lantai dasarnya.

HBA/Kompas.com Plaza di kota Ho Chi Minh yang diapit gedung-gedung komersial perkantoran dengan latar belakang Bitexco Financial Tower.

“Tantangan kami adalah menciptakan sebuah desain menara yang unik dan dinamis untuk mendukung visi Vingroup dalam mengembangkan properti multifungsi untuk kelas atas,” ujar Direktur Arsitektur dan Lanskap Atkins Asia Pasifik, Bertil de Kleynen.

Atkins bekerja sama dengan kelompok rekayasa Inggris, Arup, pada desain dan konstruksi perobek angkasa yang akan melebihi ketinggian struktur Willis Tower Chicago dan Petronas Tower Kuala Lumpur. Direncanakan, pekerjaan konstruksi rampung pada 2017 mendatang.

Bagaimana dengan Jakarta? Ibu kota Indonesia ini masih harus bersabar lebih lama lagi. Kendati dalam waktu dekat akan memiliki pencakar langit baru, yakni Cemindo Tower, tetapi menara dengan ketinggian melampaui The Vincom Landmark Tower 81 masih dalam kajian Tim Penilai Arsitektur Kota (TPAK). 

Menara tersebut adalah The Signature Tower Jakarta yang dikembangkan oleh Artha Graha Network melalui tentakel bisnisnya, yakni PT Grahamas Adisentosa. Ketinggiannya menjulang 638 meter dan mencakup 111 lantai. Di dalam bangunan ini akan terdapat apartemen, perkantoran, hotel, dan pusat belanja.

properti.kompas.com