Wacana Pajak Progresif Apartemen Kosong dan Tak Terjual Dihentikan!

Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStockMenteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional(ATR/BPN) Sofyan Djalil menyatakan, wacana penerapan pajak progresif terhadap apartemen tak berpenghuni atau ...

  • propertidata
  • 2017.04.11
  • 461

    view

  • Wacana Pajak Progresif Apartemen Kosong dan Tak Terjual Dihentikan!

    Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

    Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menyatakan, wacana penerapan pajak progresif terhadap apartemen tak berpenghuni atau tak laku jual agar dihentikan dan memang tidak akan ditindaklanjuti.

    "Begini ya jadi masalah tentang pajak menyangkut tanah dan juga apartemen kosong bukan merupakan opsi hari ini dan tetap menjadi wacana, sehingga kami tunda pembahasannya," katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/4).

    Baca juga: Awas! Apartemen Kosong Atau yang Tak Laku Bakal Kena Pajak Tinggi

    Para pelaku industri properti, khususnya pengembang, menyayangkan Sofyan sebelumnya mengeluarkan wacana-wacana tak jelas yang ujung-ujungnya tidak dilanjutkan.

    "Saya pikir industri semua lagi susah, apalagi properti. Jadi sebaiknya peraturan yang ingin dikeluarkan pemerintah adalah yang mendorong industri properti bisa berkembang secara positif," ujar Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk, Theresia Rustandi.

    Baca juga: Ini Dia, 3 Usulan Pajak Tinggi untuk Lahan Nganggur dan Properti Tak Dihuni

    Menurutnya, semestinya pemerintah membicarakannya terlebih dahulu dengan asosiasi properti sebelum mengeluarkan pernyataan atau wacana kebijakan terkait sektor properti.

    "Karena asosiasi itu biasanya sudah sangat paham bagaimana kondisinya. Itu yang kami harapkan sih,” katanya.

    Baca juga: Perhatian, Hunian Mewah Kena Pajak Penjualan 20% Loh!

    Sebelumnya, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil berencana memberlakukan pajak progresif pada tanah-tanah yang menganggur atau kerap disebut idle. Alasannya, agar tanah tak lagi dijadikan instrumen spekulasi. Selain itu, Sofyan yakin, pajak progresif tanah telantar bisa mengontrol harga pasar yang cenderung naik gila-gilaan.

    Hal yang sama juga diidentifikasi menjadi alasan Sofyan melontarkan wacana penerapan pajak progresif pada apartemen-apartemen kosong atau yang tak laku-laku dijual.

     rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci