Pajak Progresif Apartemen Tak Berpenghuni Bisa Berdampak Negatif

Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStockPenerapan pajak progresif terhadap apartemen tak berpenghuni yang diwacanakan pemerintah beberapa waktu lalu, secara umum akan membawa dampak negatif bagi pengembang.Hal ...

  • propertidata
  • 2017.04.11
  • 484

    view

  • Pajak Progresif Apartemen Tak Berpenghuni Bisa Berdampak Negatif

    Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

    Penerapan pajak progresif terhadap apartemen tak berpenghuni yang diwacanakan pemerintah beberapa waktu lalu, secara umum akan membawa dampak negatif bagi pengembang.

    Hal itu karena tidak semua proyek bisa langsung terjual 100 persen. Konsumen pun bisa terkena dampak negatifnya yakni meningkatnya harga jual akibat pengembang terkena pajak tinggi.

    Baca juga: Awas! Apartemen Kosong Atau yang Tak Laku Bakal Kena Pajak Tinggi

    Demikian tanggapan Direktur Keuangan PT PP Properti Tbk, Indaryanto, seperti dikutip dari Kontan.co.id, terhadap wacana pajak progresif terhadap apartemen tak berpenghuni atau belum terjual. Dampak paling berat, menurut Indar, akan dirasakan oleh pengembang yang memiliki banyak stok unit.

    Beban yang akan ditanggung para pengembang akan semakin berat untuk bisa bertahan menjaga cash flow, maka pengembang bisa saja membebankan biaya tersebut pada harga jual.

    Baca juga: Awas! Apartemen Kosong Atau yang Tak Laku Bakal Kena Pajak Tinggi

    Selanjutnya, penerapan pajak progresif akan membuat investor menahan pembelian properti, sehingga berdampak terjadinya penurunan penjualan properti.

    "Mungkin kebijakan pemerintah itu maksudnya salah satunya adalah agar mengendalikan investor dan mendorong end user. Tapi, kalau ini membuat penjualan turun, kemudian pengembang kena pajak juga akan membuat cash flow mereka terganggu," kata Indar menegaskan.

    Baca juga: Meski Wah, Kemang Penthouse Tak Kena Pajak Barang Mewah!

    Indar berpendapat wacana penerapan pajak properti untuk apartemen tak berpenghuni atau belum terjual tidak tepat kalau segera diberlakukan. Hal ini mengingat kondisi industri properti saat ini yang masih belum bangkit.

    Hal senada juga dinyatakan oleh Sekretaris Perusahaan PT Intiland Development Tbk, Theresia Rustadi, yang juga dikutip dari Kontan.co.id. Theresia berharap agar pemerintah mengeluarkan insentif positif terhadap industri properti. Sebab, menurutnya, saat ini bisnis properti belum mengalami perbaikan. Penjualan pun masih stagnan seperti tahun sebelumnya.

     rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci