Geliat Properti Pantura Jawa Ulasan Laporan Utama MPI (2)

Ekspansi Ciputra Grup di Kota Udang Majalah Properti Indonesia edisi April 2017, menurunkan liputan utama tentang geliat properti di jalur pantura Jawa. Salah satunya adalah kipraj Ciputra Grup di kota ...

  • propertidata
  • 2017.04.11
  • 697

    view

  • Geliat Properti Pantura Jawa Ulasan Laporan Utama MPI (2)

    Ekspansi Ciputra Grup di Kota Udang

    Majalah Properti Indonesia edisi April 2017, menurunkan liputan utama tentang geliat properti di jalur pantura Jawa. Salah satunya adalah kipraj Ciputra Grup di kota udang Cirebon. Grup ini kata MPI merupakan satu-satunya pengembang sekaliber nasional yang menancapkan kuku bisnisnya di Cirebon dengan mengembangkan CitraLand Cirebon di Jalan Terusan Ciremai Raya, Kalijaga, Harjamukti.

    Di Kota Wali ini, Grup Ciputra membangun kawasan perumahan seluas 40 Ha. Mulai dipasarkan Desember 2013 dan sampai saat ini sudah melariskan tiga cluster dari tujuh kluster yang
    direncanakan (1.350 unit).

    Klaster pertama Arborside yang merangkum sebanyak 167 unit rumah dua lantai langsung sold out dalam waktu satu minggu sejak diluncurkan. Arborside merangkum beberapa tipe rumah mulai dari lebar 7 dengan harga saat itu Rp600 juta sampai Lebar 9 dengan harga Rp900 juta.

    Saat ini untuk Lebar 7 di pasar secondary, harga yang ditawarkan mulai dari Rp900 juta, sementara Lebar 9 di kisaran harga Rp1,5 miliar atau telah mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar 50 persen. Menyusul Arborside, di tahun 2014, CitraLan d Cirebon kembali meluncurkan kluster kedua The Cresent Tree yang saat ini telah terserap sebesar 75%.

    Tak hanya menyasar kelas menengah dan menengah atas, CitraLand Cirebon juga membidik masyarakat kelas menengah bawah yang tergabung dalam kluster Davida dengan rencana pengembangan sebanyak 300 unit rumah berbagai ukuran mulai dari 30/60 m2 seharga Rp290 juta.

    Saat ini, sebesar 65% unit rumah yang dipasarkan sejak Oktober 2015 ini sudah terjual habis dan dalam proses pembangunan. “Sejak dilucurkan pada November 2013 lalu, sebagian besar unit-unit rumah dan area komersial telah diserahterimakan dan dihuni,” ujar Yohanes Sukiman, Project Manager CitraLand Cirebon.

    Sukiman menuturkan, secara infrastruktur kawasan CitraLand Cirebon telah terealisasi hampir 100%, mulai dari pembangunan entrance gate, jalan, taman-taman tematik (tropical garden), playground serta area komersial. Bahkan, CitraLand telah membuka jalan baru yang langsung berhadapan dengan Jalan Lobunta Raya, sehingga dapat diakses dari dua arah. “Dalam waktu dekat kita juga akan segera meluncurkan fasilitas terbaru yaitu Pasar Citra Segar.

    Ini adalah pasar modern bersih pertama di Cirebon dan diharapkan akan menjadi pusat bisnis baru,” tambah Sukiman. Pasar Citra Segar dikembangkan di atas lahan seluas 2,7 hektar dan akan merangkum tiga produk yaitu ruko, kios dan lapak. Pasar ini nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti exhibition area, loading Dock (Bongkar Muat), Citra Kuliner, Mushola, sistem keamanan 24 jam dan fasilitas lainnya.

    Sukiman tak menampik, seperti daerahdaerah lain yang mengalami penurunan penjualan, begitu juga dengan Cirebon, meskipun penurunan yang terjadi tidaklah signifikan. Dirinya pun optimis Cirebon ke depannya masih akan tetap prospektif karena ceruk pasarnya yang masih sangat besar.

    “Relaksasi LTV dan kebijakan Tax Amnesty serta pembangunan infrastruktur Tol Trans Jawa setidaknya cukup ampuh untuk me-refresh pasar di Cirebon, ujar Sukiman. MPI Riz. Dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci