Intiland Lego Lahan Industri ke TAM Senilai Rp 386 Miliar

Jakarta - Perusahaan pengembang, PT Intiland Development Tbk (Intiland), berhasil memasarkan lahan industri di Ngoro Industrial Park (NIP) dengan luas sekitar 20,3 hektare (ha) kepada anak usaha PT Astra ...

  • propertidata
  • 2017.04.13
  • 1136

    view

  • Intiland Lego Lahan Industri ke TAM Senilai Rp 386 Miliar

    Jakarta - Perusahaan pengembang, PT Intiland Development Tbk (Intiland), berhasil memasarkan lahan industri di Ngoro Industrial Park (NIP) dengan luas sekitar 20,3 hektare (ha) kepada anak usaha PT Astra International Tbk, PT Toyota Astra Motor (TAM). Perseroan melalui anak perusahaan, PT Intiland Sejahtera, dan pihak TAM telah menandatangani perjanjian jual beli pada 12 April 2017 di Surabaya.

    Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono, menjelaskan, penjualan lahan industri ini membuktikan bahwa NIP masih menjadi kawasan industri favorit dan pilihan bagi perusahaan-perusahaan besar nasional maupun multinasional.

    "Investasi ini menandakan sektor kawasan industri menunjukkan tren semakin membaik. Kami tentu menyambut baik kepercayaan investor untuk berinvestasi di Ngoro Industrial Park," kata Archied, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (13/4).

    Archied mengungkapkan, nilai transaksi penjualan lahan industri NIP kepada TAM mencapai Rp 386 miliar. Lahan industri tersebut rencananya akan digunakan untuk pembangunan fasilitas terpadu untuk distribusi kendaraan dan pusat penyimpanan suku cadang.

    Saat ini, kata Archied, kawasan industri merupakan salah satu dari empat segmen pengembangan properti Intiland. "Segmen ini, memberikan nilai strategis bagi Perseroan sebagai pengembang properti, karena selama ini terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan usaha," jelasnya.

    Pihak Intiland sendiri, kata Archied, optimistis seiring dengan pulihnya iklim investasi dan membaiknya perekonomian nasional, kebutuhan terhadap lahan industri di Indonesia akan terus meningkat.

    "Perseroan telah mengantisipasi gejala ini dengan menyiapkan pengembangan lahan industri di NIP maupun di kawasan lainnya di Jawa Timur," kata Archied.

    Sejak awal 2017, lanjut dia, Perseroan telah berhasil memasarkan lahan industri NIP seluas 23 hektare (ha). Selain dengan TAM, perseroan juga memasarkan lahan industri ke perusahaan domestik yang bergerak di bidang perabotan rumah tangga, seluas 2,7 hektare (ha) dengan nilai sekitar Rp 50 miliar pada triwulan pertama tahun ini.

    Archied mengungkapkan, seiring dengan tingginya permintaan dan kebutuhan terhadap lahan industri, Intiland terus melakukan pengembangan di kawasan NIP. Untuk memenuhi dan mengantisipasi tren tersebut, Perseroan sedang menyiapkan area pengembangan tambahan dengan luas sekitar 125 hektare (ha).

    "Sampai bulan April tahun ini, hasil marketing sales untuk kawasan industri telah mencapai sekitar Rp 436 miliar. Pencapaian ini melampaui target yang ditetapkan di awal tahun dengan penjualan lahan seluas 10 hektar lahan atau senilai Rp 185 miliar," tambahnya.

     

    sas.call("std", {siteId:135920,// pageId:756194,// Page : ID_Beritasatu/beritasatu_megapolitanformatId: 44269,// Format : Video-Read 1x1target:''// Targeting});

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci