DP Rumah Turun, BNI Targetkan KPR Hingga 12 Persen

Big Banner

Pasca dilonggarkannya aturan uang muka properti (LTV) beberapa waktu oleh Bank Indonesia, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bank berplat merah tersebut akan tumbuh hingga 12 persen. 

Menurut Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo, pihaknya sangat menyambut baik perihal kebijakan pelonggaran tersebut. Dirinya menilai dengan diturunkannya uang muka untuk membeli rumah maka akan mendorong masyarakat  untuk membeli rumah.     

Namun diakui Anggoro, pada saat baru diberlakukan bulan Juni lalu aturan tersebut belum memberikan dampak yang besar terhadap penjualan properti karena kebijakan tersebut bertepatan dengan adanya Lebaran dan tahun ajaran baru.    

“Pada bulan Juni hingga Juli kemarin, ada momen Lebaran  dan tahun ajaran baru sehingga kebutuhan masyarakat hanya fokus untuk itu. Diharapkan setelah Lebaran ini diharapkan orang mulai mencari rumah,” kata Anggoro kepada Rumahku.com.

Kedepannya, lanjut Anggoro BNI akan meningkatkan kredit konsumen dengan cara lebih fokus pada pembiayaan, meningkatkan transaksi nasabah, sinergi dengan anak perusahaan dan menjaga Non Performance Loan (NPL). 

“Kami tentu dari sisi bank akan memberikan stimulus-stimulus sehingga kita akan bisa mendorong pertumbuhan ini,” jelasnya.  
BNI mencatat pertumbuhan kredit perumahan sebesar 2,9 persen atau menjadi Rp 33,09 triliun per Maret 2015, dibandingkan posisi Rp 32,15 triliun per Maret 2014. Sementara kredit perumahan berkontribusi 12,3 persen terhadap total kredit bank.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me