Standar Harga Rumah Bersubsidi Akan Naik Menjadi Rp300 Juta

Big Banner

JAKARTA, jktproperty.com – Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menaikkan standar harga rumah bersubsidi dari yang berlaku saat ini sebesar Rp140 juta per unit menjadi Rp300 juta per unit.

Menurut Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin, angka Rp300 juta didapatkan setelah melalui rapat koordinasi dengan stake holder perumahan bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak Mei 2015. “Pemerintah akan segera menaikan standar harga rumah bersubsidi yang terkena pembebasan PPN 10% dengan harga di bawah Rp140 juta akan diubah menjadi Rp300 juta per unit,” katanya.

Dia mengatakan pembebasan PPN pada rusun diatur dalam Peraturan Pemerintah No.31 tentang Perubahan Keempat atas PP No.12 tahun 2001. Beleid ini termasuk dalam 10 regulasi yang akan direvisi untuk mewujudkan percepatan pelaksanaan program sejuta rumah. Kementrian PUPR juga mengajukan kenaikan harga RST sebesar 5%. Kenaikan dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan tingkat inflasi. Data Bank Indonesia menunjukkan, per Juli 2015 inflasi mencapai 7,26%, merangkak dari posisi Juli tahun lalu sebesar 4,53%.

Lebih lanjut dia mengatakan lesunya perekonomian nasional sebenarnya bisa dijadikan momentum pengembang untuk membangun rumah murah. “Sekarang momentum yang pas untuk membangun rumah murah, karena harga komponen material seperti besi dan semen harganya saat ini cenderung turun,” katanya.

Syarif menambahkan pelemahan rupiah tidak melorotkan suplai hunian rumah murah dari pengembang. Terbukti sampai akhir Juli 2015, total rumah murah yang akan dan sedang dibangun mencapai 358.000 unit. (GUN)

 

jktproperty.com