PWS Tawarkan Woodland Park Residence Berkonsep TOD

Konsep Transit Oriented Development (TOD) akhir-akhir ini menjadi tren yang coba dijual oleh developer. Kini, para pengembang berlomba-lomba membangun properti berkonsep TOD atau paling tidak dekat dengan ...

  • propertidata
  • 2017.05.30
  • 1079

    view

  • PWS Tawarkan Woodland Park Residence Berkonsep TOD

    Konsep Transit Oriented Development (TOD) akhir-akhir ini menjadi tren yang coba ‘dijual’ oleh developer. Kini, para pengembang berlomba-lomba membangun properti berkonsep TOD atau paling tidak dekat dengan TOD. Salah satunya PT Pardika Wisthi Sarana (PWS) yang menawarkan apartemen di Jakarta Selatan yakni Woodland Park Residence. Dari Stasiun Light Rail Transit (LRT) Cawang yang kini sedang dibangun, hunian vertikal ini berjarak 7,5 kilometer. Selain itu juga dekat dengan Stasiun Kereta Duren Kalibata.

    “Kami menawarkan apartemen Woodland Park Residence yang lokasinya sangat strategis, dekat dengan CBD, public transport dan juga Bandara Halim Perdana Kusuma,” ujar Achmad Setiadi, Direktur PT Pardika Wisthi Sarana. Kini, apartemen yang menempati lahan selaus 3,2 hektar ini sudah rampung terbangun alias ready stock. Woodland Park Residence merangkum 4 tower apartemen dan 1 tower kondotel yang dioperasikan oleh Swiss-Belhotel. “Total unit keseluruhan ada 1195 unit. Kini masih tersisa 40% unit apartemen yang siap huni,” ungkap pria yang kerap disapa Dedi ini.

    Lebih lanjut Dedi mengatakan, meski berada di kawasan yang padat dan ramai, apartemen berinvestasi Rp600 miliar ini memiliki area terbuka hijau yang sangat luas. Dari keseluruhan lahan, 20% digunakan sebagai area hijau sehingga menimbulkan kesan asri dan nyaman. “Kami sangat memperhatikan layout dan design apartemen. Pohon-pohon eksisting yang sudah berumur tua kamu biarkan menjadi satu dengan konsep yang kami usung. Dengan konsep ini, udara mengalir di lorong-lorong apartemen sehingga mengurangi penggunaan AC,” papar Dedi.

    Tak hanya sirkulasi udara, aspek pencayaan juga tak luput dari perhatian pengembang. Untuk mem-blocking paparan sinar matahari, tower 5 (kondotel) digunakan sebagai tameng sehingga sinar matahari sore hari tidak langsung menyinari tower 1,2,3 dan 4 (tower apartemen). “Karena tower 5 digunakan sebagai kondotel dan huniannya tergantung okupansi, maka kami menggunakannya sebagai tameng cahaya dari barat. Untuk pagi hari, sinar matahari bisa langsung masuk ke tower apartemen kami,” ujar Dedi.

    Untuk menunjang kenyamanan penghuni, pelbagai fasilitas juga disiapkan oleh pengembang mulai dari treepit, kolam renang besar, kolam renang kecil, jogging track, sky lounge (tower 3 & 4), banking area, mini golf hingga sarana parkir yang luas serta 1 lift service dan 2 lift passenger di setiap tower yang masing – masing terdiri dari 17 unit per lantai untuk Tower Matoa / Trembesi dan 15 unit per lantai untuk Tower Cendana / Mahogany.

    Kenaikan Gain 40-50%

    Dedi mengatakan, sekarang adalah momen yang sangat tepat bagi masyarakat untuk menanamkan investasi di apartemen. “Woodland Park Residence harganya naik hingga 3 kali lipat dalam lima tahun terakhir. Awalnya tipe studio kami jual dengan harga Rp 300 jutaan, kini harganya sudah di atas Rp 800 juta. Bisa dikatakan kenaikan gain-nya mencapai 40-50% per tahun,” ungkap Dedi.

    Berinvestasi di apartemen yang kondisinya 100% ready seperti Woodland Park Residence, tambah Dedi, merupakan peluang menarik bagi investor ataupun end user. “Mereka bisa menyewakan unitnya dengan yield sewa sebesar 6.5% – 8% setiap tahun. Pembeli tidak menghadapi resiko ditinggal lari oleh developer karena properti nya sudah ready dan relatif murah,” imbuhnya.

    Woodland Park Residence terdiri atas 7 tipe unit apartemen, mulai dari studio, 1 bedroom, 1+1 bedroom, 2 bedroom, 2+1 bedroom, townhouse dan penthouse. Harganya dibanderol mulai dari Rp 800 jutaan (tipe studio) hingga Rp6,5 miliar untuk tipe yang termahal (penthouse). YS

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci