Biar Untung, Jatuh Cinta Tuh Ama Harganya!

Ilustrasi. Foto: iStock PhotoKata orang, investasi di sektor properti itu bisa bikin kaya raya. Harga properti ga pernah turun, malah terus naik. Kepikiran sih mau jadi investor properti, tapi ga punya ...

  • propertidata
  • 2017.06.06
  • 436

    view

  • Biar Untung, Jatuh Cinta Tuh Ama Harganya!

    Ilustrasi. Foto: iStock Photo

    Kata orang, investasi di sektor properti itu bisa bikin kaya raya. Harga properti ga pernah turun, malah terus naik. Kepikiran sih mau jadi investor properti, tapi ga punya uang banyak. Gimana ya? Bisa kok! Bisa banget!

    Banyak ahli keuangan sekarang mengajarkan trik berinvestasi di sektor properti dengan menggunakan uang seadanya. Ya, tapi jangan berpikir akan langsung dapat keuntungan berlimpah!

    Baca juga: Beli Apartemen Rp200 Juta, Jual Rp600 Juta! Ini Nih, Untungnya Investasi Properti

    Singkat kata, beli grosir, jual eceran. Setidaknya itu yang dikatakan Julian Glenn Mestaka. Dalam sebuah workshop, investor ini berbagi ceritanya sendiri tentang bagaimana memulai investasi dengan uang yang tidak terlalu banyak.

    Yang harus menjadi catatan adalah jangan pernah jatuh cinta pada bangunannya. Jatuh cinta itu pada transaksinya. Bagaimanapun menariknya sebuah bangunan, jika dalam hitungan investasinya tidak menguntungkan, ya jangan dibeli.

    Baca juga: Ini Bukti Investasi Properti Itu Menguntungkan, Nekat Aja Lagi!

    Langkah pertama bagi investor pemula adalah mencari properti yang dijual dengan label "hot deal".  Maksudnya, harga yang diterapkan berada di bawah pasaran sekitarnya.

    Caranya? Gampang banget. Coba buka listing-an yang ada, salah satunya di Rumah123.com. Cari saja yang mencantumkan beberapa keyword tanda  harganya murah. Sebut saja "Jual Cepat", atau "Butuh Uang".

    Baca juga: Konon, Tangerang Bagus Untuk Investasi Properti. Buktinya?

    Lalu hitung pemasukan dari properti tersebut. Berapa pemasukan yang bisa didapat jika disewakan? Berapa pengeluaran untuk perawatannya?

    Usahakan agar disewakan dengan cara "dipecah" lagi agar pemasukan bisa lebih besar. Misalnya jadi rumah kos. Hitung berapa harga sewa yang layak, hingga dapat hitungan pemasukan pasti per bulan. Lalu dikurangi pengeluaran untuk perawatannya.

    Baca juga: Menemukan Properti Impian untuk Investasi Tuh Gini!

    Jika hasilnya cukup, bahkan melebihi cicilan, tandanya properti itu sangat menguntungkan. Cicilan akan dibayar properti itu sendiri lewat penghasilannya. Coba yuks!

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci