Keppel Land Selesaikan Pembangunan Perkantoran Premium

Big Banner

Jakarta – Perusahan pengembang properti yang berbasis di Singapura, Keppel Land Limited (Keppel Land), menggelar seremonal penutupan atap (Topping Off) International Financial Centre (IFC) Jakarta Tower 2, gedung perkantoran komersial yang berlokasi di kawasan CBD Jakarta, Selasa (18/8).

Acara ini, dihadiri lebih dari 150 tamu, termasuk Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi, Meri Ernahani, serta Direksi dan manajemen senior Keppel Land.

“Indonesia merupakan salah satu pasar pertumbuhan utama bagi Keppel Land, dimana kami akan terus mengembangkan bisnis kami. International Financial Centre Jakarta Tower 2 akan memperkuat portofolio gedung komersial berkualitas Keppel Land di Asia seiring dengan selesainya pembangunan gedung ini,” ujar CEO Keppel Corporation Limited dan Chairman Keppel Land, Loh Chin Hua, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (18/8).

Lebih lanjut di amengatakan, Indonesia akan dapat terus menarik arus investasi asing, dimana dengan adanya beberapa lembaga keuangan dan investasi bisnis, yang dapat memperluas eksistensi mereka. Hal ini, kata Loh Chin Hua, akan mendukung permintaan untuk ruang perkantoran Grade A pada lokasi premium.

“Kami yakin, lokasi yang strategis dan kualitas premium yang dimiliki International Financial Centre Jakarta Tower 2 dapat memenuhi kebutuhan perusahaan baik lokal dan multinasional yang ingin memiliki ruang perkantoran dengan alamat bergengsi di kawasan CBD Jakarta,” tambahnya.

Dengan diselesaikannya pembangunan pada kuartal pertama tahun 2016, lanjut Loh Chin Hua, penyewa yang sudah bergabung di International Financial Centre Jakarta Tower 2 antara lain, Servcorp, Tokio Marine, Grant Thornton, Rintis, dan Ithaca Resources.

“IFC Jakarta sendiri berlokasi strategis di Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan bagian dari wilayah segitiga emas Jakarta, serta didukung oleh kemudahan akses transportasi utama, seperti Transjakarta dan Mass Rapid Transit (MRT) di kemudian hari,” kata dia.

Gedung perkantoran premium ini, dirancang oleh perusahaan arsitektur dan desain terkemuka, NBBJ. Tower 2 yang memiliki konsep modern dan berlantai 48 ini menawarkan perkantoran Grade A di lokasi premium dengan luas 50.200 meter persegi (M2).

“Keppel Land juga akan membangun kembali Tower 1 yang telah berdiri sejak 1985 yang memiliki 18 lantai, menjadi gedung perkantoran 55 lantai, dengan area yang dapat disewakan akan bertambah menjadi kurang lebih 72.800 meter persegi,” kata Loh Chin Hua.

Feriawan Hidayat/FER

PR

beritasatu.com