MRT Jakarta-WIKA Kaji Kawasan TOD Lebak Bulus

Housing-Estate.com, Jakarta - PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) meneken kerja sama dengan PT Wijaya Karya (WIKA/Persero) Tbk untuk studi pengembangan dan pembangunan kawasan transit oriented ...

  • propertidata
  • 2017.06.07
  • 844

    view

  • MRT Jakarta-WIKA Kaji Kawasan TOD Lebak Bulus

    Housing-Estate.com, Jakarta - PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRT Jakarta) meneken kerja sama dengan PT Wijaya Karya (WIKA/Persero) Tbk untuk studi pengembangan dan pembangunan kawasan transit oriented development (TOD) di area Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kerjasama ini merupakan tindak lanjut penugasan Pemprov DKI Jakarta untuk penyelenggaraan prasarana dan sarana MRT yang mencakup pengembangan kawasan TOD.

    Proyek MRT Lebak Bulus | Sumber : jakartamrt.co.id

    Menurut Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar, studi pengembangan dan pembangunan TOD ini untuk menghidupkan kembali lingkungan perkotaan melalui pengembangan transit perkotaan. “Ada 4 poin rencana kerja pengembangan TOD bersama WIKA yang kami tandatangani hari ini. Semoga kajian yang akan dilakukan bisa menjadi acuan dalam pengembangan kawasan baru yang didukung dengan transportasi publik,” ujarnya saat penandatanganan kerja sama di Jakarta, Selasa (6/6).

    Keempat poin tersebut meliputi studi penyiapan skema dan model atau bentuk kemitraan joint venture yang ideal untuk pengembangan dan pembangunan kawasan berorientasi TOD di area Depo Lebak Bulus. Menyusun basis implementasi pengembangan dan pembangunan Depo Lebak Bulus dan gedung-gedung terkait yang berada di dalam dan di antaranya.

    Menyiapkan studi perencanaan area interkoneksi gedung komersial dan fasilitas umum di sekitar area Depo Lebak Bulus dan gedung terkait, termasuk penataan arus penumpang dan pejalan kaki ke dalam depo. Terakhir mengenai upaya bersama untuk mendorong agar peraturan ketataruangan Pemprov DKI Jakarta lebih berorientasi dan mendukung integrasi dan pembangunan gedung berorientasi transit.

    Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo menambahkan, kajian-kajian ini nantinya diharapkan bisa menjadi acuan dalam pengembangan kawasan baru yang didukung oleh sarana transportasi publik sebagai pilihan utama. “Tentunya ini menjadi tantangan kita bersama dan sangat penting untuk mewujudkan hal ini demi menunjang mobilitas masyarakat dan perekonomian di masa depan,” imbuhnya.

    Hingga Mei 2017 progres proyek MRT Lebak Bulus-Bundaran HI telah mencapai 73,3 persen. Perinciannya, 60,2 persen pekerjaan depo dan struktur laying, dan 86,6 persen untuk pekerjaan struktur bawah tanah. Saat ini pekerjaan konstruksi struktur layang, depo, jalur, stasiun layang, dan lainnya terus dikebut untuk mengejar target operasional pada 1 Maret 2019.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci