Tambah Land Bank, Best Siapkan Rp 800 Miliar

Cibitung - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, pemilik kawasan industri MM2100 Cikarang, tahun ini menyiapkan investasi sebesar Rp 800 miliar untuk penambahan land bank (cadangan lahan) untuk kawasan ...

  • propertidata
  • 2017.06.08
  • 212

    view

  • Tambah Land Bank, Best Siapkan Rp 800 Miliar

    Cibitung - PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk, pemilik kawasan industri MM2100 Cikarang, tahun ini menyiapkan investasi sebesar Rp 800 miliar untuk penambahan land bank (cadangan lahan) untuk kawasan industri dan bakal membangun sarana komersial lainnya.

    "Dana tersebut sekitar 80 persen adalah untuk belanja tanah (land bank) dan 20 persen adalah untuk membangun sarana pendukung seperti hotel dan perkantoran dan residensial yang saat ini sedang dikerjakan oleh perusahaan,” kata Direktur Utama PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (Best) Yoshihiro Kobi, disela acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Cikarang, Kamis (8/6).

    Menurut Yoshihiro Kobi, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mulai membaik selain itu ada kebijakan pemerintah agar kawasan industri berada di luar Jakarta dan hal ini menjadi peluang bagi perusahaan untuk menjual land bank yang disediakan kepada investor dan perusahaan terus melakukan penambahan cadangan lahan

    Pada tahun ini, perusahaan menargetkan menargetkan bisa melakukan akuisisi lahan atau untuk penambahan land bank seluas 50 hektare (ha) hingga 60 ha. Untuk penjualan lahan industri sebesar 30 ha hingga 40 ha. Ada peningkatan dari tahun 2016 lalu sebesar 25 ha hingga 30 ha.

    "Kami optimis dengan kondisi ekonomi yang membaik dan pembangunan infrastruktur yang terus di kejar pembangunannya penjualan lahan industri bisa mencapai target. Sampai dengan bulan Mei ini perseroan telah mencatatkan pra penjualan lahan industri sebesar 12 hektar," katanya.

    Lahan yang baru terjual tersebut mayoritas dibeli oleh perusahaan asal Jepang dan ada juga perusahaan nasional yang ingin melakukan ekspansi dan ada juga relokasi pabrik dari Jakarta ke kawasan MM2100. Perusahaan mulai dari otomotif dan consumer good.

    Head of Investor Relations PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), Seri mengatakan, lahan yang perseroan hingga saat ini mencapai 1045 hektar dan baru dikembangkan sekitar 500 hektar dan masih besar lahan yang disiapkan oleh perusahaan. Kawasan industri yang berada di MM2100 bervariasi ada yang otomotif, elektronik, consumer good dan lainnya.

    Menurutnya, Best juga sedang menyiapkan kawasan komersial di area industri MM2100 dengan luas lahan yang disiapkan adalah 90 hektar. Dimana sampai saat ini kawasan komersial yang sudah dibangun adalah Modern Logistic Center, standard factory, hotel Enso dan Best Office yang rencana beroperasi taun depan.

    "Hotel Enso ini merupakan hotel bisnis dengan 192 kamar yang baru melakukan soft opening pada bulan Februari 2017 kemarin. Sementara Best Office telah melakukan groundbreaking pada bulan April dan dioperasikan pada awal tahun 2018,” katanya.

    Selain itu, dalam rangka menunjang kawasan industri, perusahaan juga bakal membangun sarana komersial lainnya, seperti residensial seperti apartemen dan pusat berbelanjaan. Saat ini sedang dilakukan studi dan masterpalnnya. Diaharapkan tahun depan sudah bisa dimulai proyeknya,” kata Yoshihiro Kobi.

    Dalam RUPST juga menyetujui pembagian dividen tahun buku 2016 senilai Rp3,43 per saham atau senilai total Rp33,09 miliar.

    Direktur Keuangan BEST, Swan Mie Rudi Tanardi mengatakan, pembagian dividen ini sekitar 10 persen dari raihan laba bersih di sepanjang 2016 lalu yang mencapai Rp336 miliar.

    "Dividen yang dibagikan tahun buku 2016 meningkat, dimana tahun sebelumnya perseroan membagikan total Rp26 miliar," ujarnya.

    Terkait kinerja, sepanjang 206 lalu, Best membukukan pertumbuhan laba 58,5 persen menjadi Rp336 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp212 miliar.

    Kenaikan laba tersebut ditopang peningkatan penjualan sekitar 10 persen menjadi Rp824 miliar pada 2016 dibandingkan realisasi di periode yang sama 2015 senilai Rp687 miliar.

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci