Hunian di Stasiun? Makin Gampang Aja Dong ke Mana-Mana!

Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStockKalau yang berkantong tebel bisa beli apartemen mahal di pusat kota, maka kamu yang berkantong tipis bisa beli hunian vertikal di stasiun. Ke tempat kerja bisa jalan kaki ...

  • propertidata
  • 2017.06.08
  • 173

    view

  • Hunian di Stasiun? Makin Gampang Aja Dong ke Mana-Mana!



    Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

    Kalau yang berkantong tebel bisa beli apartemen mahal di pusat kota, maka kamu yang berkantong tipis bisa beli hunian vertikal di stasiun. Ke tempat kerja bisa jalan kaki atau naik angkot sebentar kan? Gak pake lama, gak pake kena macet.

    Nah, gak  lama lagi, rumah susun sederhana milik (Rusunami) bakal berdiri di Stasiun Tanjung Barat dan Stasiun Pondok Cina. Dengan konsep Transit Oriented Development (TOD), hunian ini merupakan solusi bagi kaum urban kelas bawah agar bisa ke tempat kerja dengan mudah dan cepat.

    Baca juga: Hunian Berbasis TOD Jadi Solusi Penghuni Rusun Gunakan Transportasi Umum Direktur Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir, pada acara Media Gathering di Aston-Sentul beberapa waktu lalu, pernah menyebut hunian berbasis TOD ini sebagai Anami (Apartemen sederhana milik).

    Bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Rusunami ataupun Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) bisa menjadi solusi untuk memiliki hunian yang layak. Sementara ongkos transportasi bisa ditekan karena memanfaatkan kereta api sebagai moda.

    Baca juga: Terinspirasi Negara Luar, Perumnas Bangun Rusun Dekat Stasiun Kereta

    Menghadirkan hunian berbasis TOD boleh dibilang memang membangun sebuah kawasan yang terintegrasi. Hunian, perkantoran, ritel, dan akses transportasi saling terhubung, sehingga penghuni hanya perlu berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum semisal kereta listrik atau bus.

    Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, seperti dikutip dari detikFinance menyatakan, perlu ada beberapa hunian berkonsep TOD di beberapa titik tengah Kota Jakarta. Masyarakat yang berpendapatan rendah atau MBR juga perlu disubsidi untuk memiliki hunian yang mudah dijangkau transportasi umum.

    Baca juga: Perumnas Gandeng PT KAI Bangun Rusun di Tiga Stasiun Ini "Artinya kalau TOD ditaruh di perkotaan, kelas menengah ke bawah kan mereka butuh murah ya, sewa saja buat mereka, apalagi mereka tidak usah terlalu jauh untuk bekerja, tidak perlu tidur di kantor," ujar Djoko di Jakarta seperti dikutip detikFinance, Kamis (8/6)."Mungkin beberapa permukiman di tengah Kota Jakarta masih ada lahan kereta api asal tidak diokupansi oleh pihak lain (selain MBR) ya. Untuk menengah ke bawah," kata Djoko lagi.

    Hingga kini, dikabarkan hanya Perum Perumnas yang siap membangun Rusun TOD ketimbang perusahaan pengembang swasta. Pengembang swasta masih ogah membangun Rusun di stasiun dengan alasan akan sulit mencari penyewa.

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci