Perumnas akan Lebih Banyak Bangun Rusun

Big Banner
RusunRusun

Propertinet.com – Perum Perumnas, perusahaan pengembang permukiman milik pemerintah berniat memperbesar porsi pembangunan rumah susun ketimbang rumah tapak. Alasannya, lahan-lahan murah terutama di kota besar makin langka dan mahal.

Direktur Utama Perumnas, Himawan Arief, mengatakan porsi unit rumah susun yang dibangun Perumnas saat ini mencapai 15% sedangkan sisanya merupakan rumah tapak atau landed house.
 
“Tahun depan akan lebih banyak rusunnya, tahun ini kami gesser dari 15% menjadi 20%-25%,” jelasnya selepas acara peringatan hari ulang tahun Perumnas ke 41.
 
Himawan mengatakan, saat ini lokasi strategis untuk pembangunan rumah tapak sangat terbatas. Kenaikan harga lahan juga membuat Perumnas memilih membangun rusun untuk menghemat lahan
 

            Baca Juga!

 

Tahun depan, Perumnas berharap bisa menyelesaikan pembangunan lima menara rusun di Cengkareng.
 
Direktur Pemasaran Perumnas, Muhammad Nawir, mengatakan groundbreaking pembangunan lima menara yang berlokasi di Cengkareng masih menunggu izin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Kami mulai kerjakan mulai tahun ini setelah dapat izin,” ujarnya.
 
Menurut Nawir, total unit rusunami yang akan dibangun di Cengkareng mencapai 5.100 unit dengan 18 menara. Dia menyebut, unit rusunami tersebut sebagian besar diperuntukkan bagi masyarakat di segmen menengah ke bawah. Kisaran harga yang ditawarkan mencapai Rp186 juta-Rp370 juta.
 
Selain di Cengkareng, Perumnas juga berencana membangun rusun di Bekasi, Karawang, dan Bandung.

propertinet.com