Perumnas Dikembalikan ke Khitah

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Perum Perumnas akan dikembalikan ke khitah sebagai penyedia utama rumah rakyat. Pengembang pelat merah ini lebih dari satu dasawarsa kehilangan peran utama karena pemerintah tidak lagi memberi dukungan pendanaan. Pemerintahan akan memberdayakan lagi Perumnas untuk mendukung pelaksanaan program pembangunan sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir tahun lalu.

Salah satu perumahan bersubsidi yang dibangun Perumnas

Salah satu perumahan bersubsidi yang dibangun Perumnas

Menurut Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera Syarif Burhanuddin, pemerintah akan memberikan empat tugas pokok kepada Perumnas. Yaitu sebagai pengembang, penyedia landbank, mengembangkan kasiba/lisiba (kawasan siap bangun/lingkungan siap bangun), dan menjadi pengelola (property management) rumah susun yang telah dibangun.

“Untuk memenuhi empat tugas ini pemerintah akan mendukung dengan pendanaan dan merevisi peraturan yang (menjadi dasar huum). Saat ini revisinya tinggal menunggu tandatangan presiden. Dengan empat tugas ini Perumnas akan menjadi ujung tombak pemerintah untuk pembangunan rumah rakyat,” ujar Syarif dalam acara perayaan ulang tahun Perumnas ke-41 tahun di Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Pemerintah sudah berkomitmen memberikan dana melalui penyertaan modal negara (PNM) sebesar Rp1 triliun kepada Perumnas. Dana sebesar itu sebanyak 30 persen akan digunakan untuk pembelian lahan. Dengan dana lebih Rp300 miliar Perumnas bakal memiliki lahan cukup memadahi sebagai pengembang rumah murah.

Syarif menjelaskan, saat ini cukup banyak rumah susun yang dibangun Perumnas tidak terurus dengan baik. Rencananya rusun tersebut akan direvitalisasi dan pengelolaannya diserahkan kepada Perumnas. “Perumnas diarahkan untuk tidak sekadar membangun tapi harus bisa mengelola proyek yang sudah dibangunnya,” ujarnya.

housing-estate.com