Rumah di Setu-Bekasi Ini Angsurannya Hanya Rp800 Ribuan

Housing-Estate.com, Jakarta - Setu, Bekasi, dulu menjadi salah satu kantong perumahan menengah bawah di timur Jakarta. Seiring perkembangan kini yang tumbuh perumahan untuk kalangan menengah, rumah menengah ...

  • propertidata
  • 2017.06.14
  • 305

    view

  • Rumah di Setu-Bekasi Ini Angsurannya Hanya Rp800 Ribuan

    Housing-Estate.com, Jakarta - Setu, Bekasi, dulu menjadi salah satu kantong perumahan menengah bawah di timur Jakarta. Seiring perkembangan kini yang tumbuh perumahan untuk kalangan menengah, rumah menengah bawah semakin terbatas. Salah satu yang masih memasarkan rumah murah bersubsidi adalah Graha Cipta Tamansari yang dikembangkan PT Graha Cipta Harapan.

    Graha Cipta Tamansari Setu

    Rumahnya tipe 30/60 seharga Rp141 juta. Lokasinya dekat dengan akses ke Jl Raya Setu dan Mustika. Kelak kawasan ini lebih strategis karena akan dilalui jalan tol Cimanggis-Cibitung. Fasilitas dasar juga komplit seperti sekolah, pasar, dan mini market. Untuk membeli rumah ini total uang mukanya sebesar Rp26,5 juta dicicil selama satu tahun.

    “Angsurannnya berkisar Rp1,25 juta selama  10 tahun, bila 15 tahun Rp1 juta per bulan,  20 tahun Rp895 ribu. Ini terjangkau pekerja bergaji maksimal Rp4 juta,” ujar Hartati, staf pemasaran Graha Cipta Tamansari kepada housing-estate.com, Rabu (14/6).

    Tahap pertama akan dibangun sebanyak 300-400 unit yang ditargetkan habis terjual tahun 2017. Untuk 50 unit  pertama konsumen akan mendapatkan diskon Rp4 juta.  Hartati membenarkan di kawasan Setu sekarang yang banyak dikembangkan perumahan menengah karena harga tanahnya terus meningkat, sementara hunian murah semakin langka.

    Untuk bisa membeli rumah bersubsidi ini gaji maksimal Rp4 juta per bulan dengan melampirkan NPWP, SPT Tahunan, slip gaji, dan surat keterangan pengangkatan karyawan tetap minimal masa kerja 2 tahun. Selain itu catatan BI checking juga harus bagus, belum memiliki rumah dan tidak memiliki pinjaman lain maupun catatan menunggak cicilan sebelumnya.

    “Untuk kalangan wiraswasta atau pekerja informal juga bisa memiliki rumah dengan program KPR FLPP. Syaratnya hampir sama dengan melampirkan NPWP ditambah surat keterangan usaha dari kelurahan, foto lokasi usaha, dan laporan keuangan usaha selama 3 bulan terakhir,” imbuhnya.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci