Buruan Kamu Buru Rumah di Harvest City Sebelum Kehabisan!

Cluster Rosemary di Harvest Citi, Kawasan Transyogi, Cileungsi. Foto: Rumah123/Harvest CityKamu lebih memilih rumah tapak sebagai hunian ketimbang apartemen?Ga pa pa juga sih, kamu ga sendirian. Sebagian ...

  • propertidata
  • 2017.06.16
  • 294

    view

  • Buruan Kamu Buru Rumah di Harvest City Sebelum Kehabisan!





    Cluster Rosemary di Harvest Citi, Kawasan Transyogi, Cileungsi. Foto: Rumah123/Harvest City

    Kamu lebih memilih rumah tapak sebagai hunian ketimbang apartemen? Ga pa pa juga sih, kamu ga sendirian. Sebagian besar orang memang masih memilih rumah tapak sebagai rumah impiannya.

    Kebayang kan, ada halaman dengan tanaman, teras, dan garasi. Kalau mau direnovasi pun sangat fleksibel. Bisa dibangun lagi ke atas maupun ke depan. Namun, ga gitu kan kalau di apartemen. Mana bisa bangun lagi ke atas.

    Keterbatasan lahan dan semakin mahal harganya, membuat hunian vertikal kini banyak dibangun pengembang. Tengok saja Koridor Transyogi yang membelah 4 kawasan sekaligus mulai dari Cibubur, Jakarta Timur, Bekasi, Depok, dan Bogor.

    Baca juga: "Perang" Suku Bunga KPR Rendah Antarbank, Bikin Penjualan Harvest City Naik 35%

    Di 4 kawasan tersebut, banyak pengembang menggarap proyek, baik landed house (rumah tapak) maupun apartemen. Selain karena faktor populasi yang terus bertambah, di koridor ini ada pengembangan proyek infrastruktur. Sebut saja LRT (light rail transit), JORR 2, dan fasilitas lainnya yang terus melengkapi.

    Menurut Chief Executive Officer (CEO) Harvest City, Hendry Nurhalim, rumah di bawah harga Rp500 juta, khususnya di wilayah Transyogi, menjadi buruan. Di mata masyarakat kita, rumah dianggap mempunyai keuntungan investasi jangka panjang dibandingkan apartemen.

    Dengan harga Rp270 jutaan di Harvest City, kamu bakal punya 60 meter persegi luas tanah dan 22 meter persegi luas bangunan. Coba bandingkan dengan jika kamu membeli apartemen Tipe Studio (tanpa kamar) di daerah Cileungsi yang harganya sudah mencapai Rp300 jutaan. Sementara di daerah Cibubur dengan tipe yang sama, harganya sudah di atas Rp400 jutaan.

    Baca juga: Harvest City yang Terus Berkembang dan Diminati

    “Belum lagi dengan beratnya biaya service charge (Rp12.000–Rp.15.000 per meter), tarif listrik/air lebih mahal, dan dikenakan biaya parkir. Kalau dijadikan sebagai investasi akan berat, apalagi kalau sulit mencari penyewa. Semua biaya-biaya itu harus dibayar, meski tidak ditinggali,” kata Hendry mengingatkan.

    Ga heran kan, meski pembangunan apartemen mulai gencar di jalur Cibubur-Cileungsi, tapi pengembangan cluster-cluster baru landed house lebih mendominasi. “Di samping itu, salah satu pertimbangan utama orang beli apartemen itu mendekatkan tempat tinggalnya dengan aktivitas bisnis/kerjanya. Sehingga, kalau lokasi apartemen tidak di tengah kota, maka minat orang pun berkurang,” katanya.

    Beneran nih orang lebih berminat pada rumah tapak ketimbang rumah vertikal? Menurut Marketing Manager Harvest City Leonard Suprijatna, tingginya minat konsumen properti terhadap rumah tapak terlihat dari meningkatnya penjualan rumah di cluster-cluster baru (Sakura Daisuki, Sakura Emiko, dan Suite Alba) di Harvest City.

    Baca juga: Sasar Pekerja Industri, Harvest City Luncurkan Dua Klaster Baru

    Dalam semester pertama tahun ini, perjualan rumah di Harvest City meningkat sekitar 20 persen dibandingkan semester pertama tahun lalu. Bayangkan, hingga Juni 2017 ini, total penjualan Harvest City sudah mencapai Rp250 miliar.

    “Peningkatan penjualan yang cukup tinggi ini, menurut saya, tidak terlepas dari dampak gencarnya pembangunan infrastruktur (LRT dan JORR 2) yang pengerjaannya sudah tampak di depan CitraGrand Cibubur dan Kota Wisata. Menimbulkan ekspektasi positif bahwa ke depan ekses jalur Transyogi bakal lebih bagus,” katanya.

    Selain faktor-faktor di atas, Leonard menambahkan ada faktor-faktor lain yang menggerakkan calon pembeli yakni gencarnya promosi. Sebut saja uang muka ringan (hanya Rp4 juta dapat diangsur dua kali) dan masa cicilan hingga 20 tahun.

    Baca juga: Caldera Eco Village, Jurus Baru Harvest City Tingkatkan Penjualan

    Ada pula tambahan program hadiah langsung berupa peralatan elektronik rumah tangga dan motor Yamaha N-Max. Hadiah ini diberikan untuk setiap pembelian rumah ready stock.

    Jadi, kamu tertarik juga dong beli rumah di Harvest City ini. Kalau rumah tapak yang memang kamu cari, kenapa ga ini saja pilihannya.

     rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci