Summarecon Raih Pendapatan Tahun 2016 Rp5,4 Triliun

PT Summarecon Agung Tbk. menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang salah satu agendanya adalah melaporkan tahun buku yang berakhir ...

  • propertidata
  • 2017.06.16
  • 548

    view

  • Summarecon Raih Pendapatan Tahun 2016 Rp5,4 Triliun

    PT Summarecon Agung Tbk. menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang salah satu agendanya adalah melaporkan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2016, Kamis (15/6). Laporan keuangan tahunan tersebut telah diterima dengan baik dan mendapatkan pengesahan serta persetujuan dalam RUPST.

    Direksi Perseroan melaporkan, di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik, baik dari dalam maupun luar negeri yang memberikan dampak kecenderungan masyarakat untuk menunda konsumsi dan investasi, khususnya investasi di sektor properti, Summarecon berhasil mencatat pra-penjualan pemasaran sebesar Rp3 triliun.

    Hasil tersebut diperoleh dari 5 lokasi pengembangan, yaitu: Serpong sebesar 54% dari total pra-penjualan pemasaran, Bandung sebesar 14%, Bekasi sebesar 13%, Karawang sebesar 11% dan Summarecon Kelapa Gading 8%. Namun demikian, pencapaian tersebut masih berada 31% di bawah pencapaian tahun 2015.

    Pada laporan keuangan tahun 2016, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp5,4 triliun atau mengalami penurunan sebesar 4% dengan laba bersih sebesar Rp0,6 triliun atau mengalami penurunan sebesar 43% dari tahun sebelumnya. Unit Bisnis Pengembangan Properti masih merupakan unit usaha yang memberikan kontribusi pendapatan dan laba usaha tertinggi yaitu sebesar Rp3,6 triliun atau 66% dari total pendapatan dan Rp1 triliun atau 71% dari total laba usaha.

    Unit Bisnis Investasi dan Manajemen Properti serta Rekreasi dan Perhotelan merupakan unit bisnis yang memberikan pendapatan berkelanjutan. Pendapatan dari kedua unit bisnis ini adalah sebesar Rp1,6 triliun serta berkontribusi sebesar Rp0,4 triliun atas laba usaha Perseroan di tahun 2016. Sebagai unit bisnis yang memberikan pendapatan berkelanjutan, Perseroan akan terus melanjutkan pertumbuhan unit bisnis ini dengan penambahan properti baru secara selektif.

    Unit Bisnis Investasi dan Manajemen Properti serta Rekreasi dan Perhotelan merupakan unit bisnis yang memberikan pendapatan berkelanjutan. Pendapatan dari kedua unit bisnis ini adalah sebesar Rp1,6 triliun serta berkontribusi sebesar Rp0,4 triliun atas laba usaha Perseroan di tahun 2016. Sebagai unit bisnis yang memberikan pendapatan berkelanjutan, Perseroan akan terus melanjutkan pertumbuhan unit bisnis ini dengan penambahan properti baru secara selektif.

    “Tahun 2017 kami optimis akan meraih hasil penjualan yang lebih baik, seiring dengan pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun yang diperkirakan meningkat pada kisaran 5,0%-5,4% juga inflasi sekitar 3,0%-3,2%. Kesuksesan program amnesti pajak, penurunan BI 7-Day Repo Rate dan pelonggaran kebijakan kredit melalui peningkatan rasio LTV akan membuat akses ke pembiayaan properti menjadi lebih terjangkau,”ujar Adrianto P. Adhi, President Director Summarecon dalam Public Expose yang berlangsung di Pandan Cafe, Klub Kelapa Gading, Jakarta.

    Lebih lanjut, Adrianto P. Adhi menjelaskan, “Pada tahun 2017, Perseroan menargetkan pra-penjualan pemasaran sebesar Rp4,5triliun atau kenaikan sebesar 50% dibandingkan tahun 2016. Target tersebut diharapkan dapat dicapai dari penjualan produk properti di 5 lokasi pengembangan. Pada RUPS Tahunan ini juga telah diputuskan bahwa pembagian dividen adalah sebesar Rp5,- per lembar saham.” YS

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci