Porsi Rumah Untuk Kelas Bawah Akan Ditingkatkan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Pemerintah akan terus mendorong program sejuta rumah untuk memenuhi kebutuhan papan kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dari target satu juta rumah yang akan dibangun tahun ini, porsinya yaitu 600 ribu unit untuk kalangan MBR dan 400 ribu unit untuk kalangan non MBR.

Ilustrasi

Ilustrasi

Menurut Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Maurin Sitorus, dibutuhkan peran seluruh stakeholder properti untuk menyukseskan program sejuta rumah. Sebab, dari target satu juta kemampuan pemerintah hanya sekitar 10 persennya saja.

“Ini terkait dengan pendanaan. Anggaran pemerintah untuk perumahan hanya 0,5 persen dari total APBN, itu artinya hanya 0,1 persen dari produk domestik bruto (PDB) nasional. Porsi KPR kita juga hanya 3,2 persen, bandingkan dengan di Cina yang 14 persen bahkan di Malaysia 33 persen. Jadi tantangan perumahan kita memang luar biasa berat,” ujarnya kepada pers menyambut Hari Perumahan Nasional (Hapernas) di Jakarta, Jumat (21/8).

Maurin mengatakan pemerintah akan berusaha maksimal untuk mewujudkan program perumahan nasional itu melalui dukungan regulasi dan pendanaan. Untuk lima tahun ke depan pemerintah merencanakan membangun sebanyak 900 ribu unit rumah untuk kalangan MBR, 500 ribu unit rumah susun, perbaikan 1,5 juta unit rumah tidak layak huni, selain pembangunan rumah khusus dan program perumahan lainnya.

Maurin menjelaskan tahun depan komposisi sejuta rumah akan diubah. Bila tahun ini jumlah rumah untuk MBR sebanyak 600 ribu unit, tahun depan menjadi 700 ribu. Karena itu porsi rumah untuk non MBR berkurang dari 400 ribu menjadi 300 ribu unit.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me