Kalau Rumahmu Ga Laku-Laku, Apakah Ini Sebabnya?

Foto: Rumah123/iStockRumah yang kamu ingin jual sudah lama ga laku-laku. Kenapa Banyak penyebabnya sih, tapi ada beberapa poin yang bisa kamu periksa berikut ini:Apakah lokasinya di daerah rawan bencana?Tak ...

  • propertidata
  • 2017.08.02
  • 1310

    view

  • Kalau Rumahmu Ga Laku-Laku, Apakah Ini Sebabnya?





    Foto: Rumah123/iStock

    Rumah yang kamu ingin jual sudah lama ga laku-laku. Kenapa Banyak penyebabnya sih, tapi ada beberapa poin yang bisa kamu periksa berikut ini:

    Apakah lokasinya di daerah rawan bencana?

    Tak heran kan kalau rumahmu di lokasi rawan bencana, maka tak juga terjual. Langganan banjir atau tanah longsor, kondisi ini sulit diterima oleh calon pembeli.

    Sekalipun rumahmu berada di lokasi strategis, bila rawan bencana, maka akan menurunkan harganya. Bank pun akan berpikir panjang memberikan kredit kepemilikan rumah (KPR) untuk properti yang dijual di daerah rawan bencana.

    Baca juga: Jual Properti Pakai Indra Ketujuh? Sebenarnya Gimana Sih Cara Kerjanya?

    Adakah proyek pembangunan tak diinginkan di sekitarnya?

    Selama berpuluh-puluh tahun kamu menghuni rumah tersebut tidak ada masalah. Namun, ketika akan kamu jual mendadak di sekitar rumah akan dibangun listrik tegangan tinggi atau pabrik pengolahan limbah.

    Pembangunan seperti itu dapat memengaruhi kondisi perumahan di sekitarnya, akan ada polusi yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Jadi, mungkin ini penyebab rumahmu ga laku-laku.

    Baca juga: Mau Jual Rumah di Kawasan Rawan Banjir? Ini Kiatnya!

    Lingkungan tetangga buruk?

    Lokasi rumah berada di kawasan preman/kriminal yang sering mengundang polisi untuk berpatroli, ada tetangga yang rumahnya dijadikan sarang narkoba, dan lain sebagainya.

    Yang seperti itu sudah pasti menyebabkan harga jual rumah menurun dan kalau mau  dijual pun ga laku-laku. Tentunya keamanan dan kenyamanan tak dapat terjamin di daerah hunian semacam itu.

    Adakah sejarah buruknya?

    Kalau ada sejarah buruk terjadi di rumahmu, jangan disembunyikan, katakan saja sejujurnya pada calon pembeli. Bila rumahmu pernah dirampok walau hanya sekali atau terjadi kasus pembunuhan di dekat rumah, jelaskan saja pada calon pembeli.

    Ketimbang calon pembeli mendapat informasi yang banyak dibumbui, lebih baik kamu sendiri yang menjelaskannya. Catatan buruk rumah yang kamu akan jual pastinya akan menjatuhkan harganya. Namun, ketimbang nantinya kamu disebut penipu oleh calon pembeli, lebih baik berterus terang sajalah sejak awal.

    Baca juga: Awas! Apartemen Kosong Atau yang Tak Laku Bakal Kena Pajak Tinggi

    Adakah tempat parkir?

    Kalau rumahmu tak ada tempat parkirnya, bisa dimengerti bila tak juga terjual. Kebutuhan calon pembeli saat ini adalah rumah yang bisa dihuni sekaligus bisa menyimpan kendaraannya.

    Apakah kondisi bangunan rumah masih oke?

    Calon pembeli akan sangat memerhatikan kondisi rumah yang hendak dibelinya. Setiap sudut akan menjadi perhatiannya. Untuk itu, bila kondisi rumahmu tidak terawat, ada bekas rembesan air hujan di dinding akibat atap bocor, saluran air terhambat, air yang keruh, lantai berjamur, dan lain sebagainya, maka jangan harap calon pembeli akan tertarik.

    Kalau kondisi rumahmu demikian, bisa dimengerti mengapa rumahmu tak juga terjual. Kalaupun ada calon pembeli, mungkin hanya separuh harga. Alasannya mungkin karena masih harus mengeluarkan biaya untuk merenovasi rumah itu.

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci