Penjualan CPO AALI mencapai Rp 7,65 triliun

Big Banner

JAKARTA. Harga Crude Palm Oil (CPO) kian mekar. Ini membuat PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) pun mencatat penjualan CPO Rp 7,65 triliun sampai Agustus. Nilai tersebut naik 15,9% dari Rp 6,6 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Padahal, volume penjualan CPO emiten Grup Astra ini mengalami penurunan 9,2% dari 980.591 ton menjadi 889.978 ton. Untungnya, harga rata-rata penjualan CPO AALI naik 27,8% dari Rp 6.735 menjadi Rp 8.604 per kilogram.

Sedangkan, penjualan kernel AALI mencapai Rp 1,3 triliun sampai Agustus. Angka itu melejit 108,48% dari Rp 625,93 miliar. Penjualan kernelnya hanya tumbuh 10,2% dari 208.574 ton menjadi 229.901 ton. Namun, harga rata-rata kernel melonjak 89,3% dari Rp 3.001 ke posisi Rp 5.680 per kilogram.

AALI yang baru mulai memasuki bisnis hilir ini pun mulai mencatatkan penjualan olein. Sampai Agustus, olein yang AALI jual yakni 137.976 ton.

Selain nilai penjualan yang meningkat, produksi AALI pun masih tetap tumbuh. Hingga 8 bulan 2014, produksi kernel AALI naik 20,8% dari 202.164 ton ke posisi 244.163 ton. Kemudian, produksi CPO meningkat 20% dari 951.399 ton.

“Produksi CPO AALI sampai dengan bulan Agustus mencapai 1,14 juta ton,” sebut Rudy Limardjo, Investor Relation AALI, dalam keterbukaan informasi, Senin, (29/9).

Lebih lanjut, produksi Tandan Buah Segar (TBS) AALI tumbuh 14,5% dari 3,23 juta menjadi 3,7 juta. Ini membuat yield TBS pun naik 10,8% dari 13,39 ton ke posisi 14,84 ton per hektar.

Produksi di Kalimantan memegang kontribusi terbesar. TBS yang dihasilkan dari Kalimantan naik 26,1% dari 1,25 juta menjadi 1,58 juta. Lalu, produksi di Sumatera tumbuh 7,2% dari 1,36 juta ke posisi 1,46 juta. Terakhir, produksi di Sulawesi terkerek 6,7% dari 619.317 ton ke posisi 661.080 ton.

Kemudian, AALI memproduksi TBS olah sebanyak 5,21 juta. Di situ, produksi nukleus yakni 2,73 juta dan eksternal adalah 2,48 juta.

Editor: Sanny Cicilia

investasi.kontan.co.id