Agung Salladin Nahkoda Baru Wika Realty

Housing-Estate.com, Jakarta - Business Development & Marketing Director PT Wika Realty Agung Salladin sejak 11 Agustus ditunjuk menjadi direktur utama menggantikan Imam Sudiyono yang menempati tugas ...

  • propertidata
  • 2017.08.18
  • 1431

    view

  • Agung Salladin Nahkoda Baru Wika Realty

    Housing-Estate.com, Jakarta - Business Development & Marketing Director PT Wika Realty Agung Salladin sejak 11 Agustus ditunjuk menjadi direktur utama menggantikan Imam Sudiyono yang menempati tugas baru di perusahaan induk PT Wijaya Karya Tbk (Wika). Eksekutif 49 tahun ini sudah tidak asing lagi di Wika Realty, anaka perusahaan Wika yang menggarap bisnis properti. Saat bergabung dengan Wika tahun 1994, Agung ditempatkan di bagian Pengembangan Usaha Divisi Properti, embrio Wika Realty sebelum menjadi anak perusahaan tahun 2000.

    Agung Salladin, Nakhoda Baru Wika Realty

    “Di bagian Pengembangan Usaha itu saya mendapat banyak pengetahuan (properti) yang tidak diperoleh di bangku kuliah,” kata sarjana arsitektur lulusan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang (Jawa Timur) itu. Tahun 2005 Agung ditunjuk menjadi Manager Realty Tamansari Manglayang (Bandung, Jawa Barat) setelah menjadi Kepala Pemasaran Tamansari Bukit Mutiara (Balikpapan, Kalimantan Timur), kemudian dimutasi menjadi Manager Realty Tamansari Majapahit dan Tamansari Hill Semarang (keduanya di Semarang, Jawa Tengah), tahun 2007. Tahun 2010 ia ditunjuk menjadi GM Pengembangan sebelum dipromosikan menjadi Business Development & Marketing Director tahun 2016.

    Salah satu tugas utama ayah dua anak ini setelah jadi dirut, adalah mematangkan persiapan initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana di pasar modal (go public), dengan target pelaksanaan triwulan pertama 2018. Dari IPO 30–40 persen saham itu, Wika Realty berharap meraup dana Rp3,5–5 triliun. Dana hasil IPO akan dipakai untuk mempercepat pengembangan sejumlah proyek seperti kawasan terpadu Jakarta River City (6 ha) di Jl MT Haryono, dan proyek terpadu lain di Jl Cakung-Cilincing seluas 36 ha (keduanya di Jakarta Timur) bekerjasama dengan pemilik lahan Mayapada Group.

    Kemudian juga untuk mendukung pengembangan proyek yang menghasilkan pendapatan berulang (recurring income) seperti proyek properti terpadu Benhil Sentral di Jl Bendungan Hilir (Jakarta Pusat) dan di terminal bandara Soekarno-Hatta (Tangerang, Banten) bekerja sama dengan BUMN lain, serta proyek lain berupa menara perkantoran, hotel, dan area komersil termasuk mengakuisisi kawasan industri dekat jalan tol Cipali, Cirebon (Jawa Barat), seluas 1.300 ha.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci