Pengembang Properti Wujudkan Sulawesi Utara Sebagai Pintu Gerbang Asia-Pasifik

Big Banner

(Berita Daerah – Sulawesi) Pengembang properti Lippo Grup siap membantu mewujudkan Provinsi Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Asia Pasfik diantaranya melalui pembangunan resort Monaco Bay. Resort tersebut merupakan yang terbesar di Kawasan Indonesia Timur dan bertaraf internasional.

Presiden Lippo Group Theo Sambuaga di Manado, Senin (31/8) mengatakan pihaknya melakukan groundbreaking  proyek world class mixed use integrated development resort Monaco Bay Manado. Dengan kehadiran proyek tersebut diharapkan akan mempercepat terwujudnya Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Asia Pasifik.

Selanjutnya Theo mengatakan apabila proyek Monaco Bay sudah jalan sepenuhnya, maka pihaknya menjamin akan ada kunjungan wisatawan secara besar-besaran ke Sulawesi Utara baik domestik maupun mancanegara. Kehadiran resort itu dinilai mampu menjadikan Sulawesi Utara sebagai tujuan wisata yang sangat menarik dan tidak kalah dengan negara lain.

Untuk itu diharapkan pemerintah dan semua stakeholder terkait bisa secara bersama-sama mendukung pembangunan proyek tersebut sehingga semua sektor siap menghadapinya. Keunggulan daerah Sulut khususnya Manado yang juga terkenal sebagai pusat koral dunia akan semakin mengukuhkan diri menjadi pintu gerbang wisata kelautan unggulan di Indonesia bagian timur, terlebih kehadiran proyek bertaraf internasional Monaco Bay.

Proyek senilai Rp. 6 triliun ini dibangun di atas lahan seluas delapan hektare dengan konsep resort mewah yang terintegrasi. Peletakan batu pertama proyek Monaco Bay menandai dimulainya pembangunan tahap pertama tower kondominium Monaco suites setinggi 40-an lantai yang terletak di atas lahan 2,2 hektare.

Diperkirakan dalam kurun waktu satu sampai dengan lima tahun ke depan seiring dengan pembangunan infrastruktur di Manado, properti merupakan sektor yang akan bertumbuh pesat. Pembangunan infrastruktur merupakan pemicu utama pembangunan daerah setempat yang otomatis akan menarik investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi.

Sementara itu CEO Lippo Homes Ivan Budiono mengungkapkan jika keunggulan demografi Manado sebagai kota pegunungan yang berada di tepi laut merupakan ladang emas karena dapat menjadi tag-line Manado sebagai internasional resort city.

Kehadiran suatu pembangunan proyek kondominium yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas moderen seperti hotel, mal, perkantoran, sekolah, rumah sakit, ruang pameran yang kesemuanya bertaraf internasional merupakan suatu kebutuhan untuk memfasilitasi Manado dalam mempersiapkan diri menjadi ajang investasi kelas dunia.

Dengan memperhatikan perkembangan di Manado, maka saat ini merupakan saat yang paling tepat untuk menyikapi pertumbuhan sektor properti di Manado dengan memberi kondominium yang bertujuan sebagai hunian residensial investasi.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Riris Juanita
image: ant

mpi-update.com