Ingin Menangkan Kompetisi, Property Agent Berkolaborasi dalam Komunitas

Jakarta, mpi-update. Jika dibandingkan dengan industri lain, khususnya jasa, sektor property brokerage lebih imun terhadap segala kondisi perekonomian, bahkan ketika hampir semua bisnis dan industri tiarap ...

  • propertidata
  • 2017.09.04
  • 1403

    view

  • Ingin Menangkan Kompetisi, Property Agent Berkolaborasi dalam Komunitas

    Jakarta, mpi-update. Jika dibandingkan dengan industri lain, khususnya jasa, sektor property brokerage lebih imun terhadap segala kondisi perekonomian, bahkan ketika hampir semua bisnis dan industri “tiarap” di masa sulit krisis ekonomi tahun 1998, bisnis jasa property brokerage malah mengalami “jaman keemasan”.

    Menurut Country Director Century 21 Indonesia Hendry Tamzel, industri property brokerage sudah beranjak dewasa. Dimana semua stakeholders yang terlibat di dalamnya memiliki profesionalisme dengan mengkombinasikan antara sebuah sistem management individu, management kerja dan management profesi yang dikelola dengan baik.

    “Tidak seperti property brokerage jaman dahulu, yang dapat berjalan meski dengan bersolo karir. Broker tradisional bekerja tidak mementingkan kolaborasi (networking) dan management yang professional, sehingga tidak sedikit yang layu sebelum berkembang,” kata Hendry di sela-sela acara IPAF (Indonesia Property Agent Fest) 2017, beberapa waktu lalu, di Ciputra Artpreneur Gallery, Jakarta melalui rilis yang diterima mpi-update.com Senin (04/08).

    Hendry menagatakan, sekarang ini cara-cara tradisional sudah tidak lagi ampuh menghadapi market competition yang semakin ketat. Industri property brokerage modern yang profesional berpijak dari friendship base proses, dimana setiap orang yang masuk ke industri ini sudah mengerti, bahwa semua aspek dalam bisnis ini dijalankan dengan management system membuat kedewasaan industri property brokerage menjadi sustainable (berkesinambungan).

    Karena itu, melalui acara IPAF 2017 yang dihadiri sekitar 1.000 property agent se-Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), dan beberapa kota besar di Indonesia, Hendry mengajak, agar property agent berorientasi kepada sebuah komunitas pemasar properti, dimana antara satu pemasar dengan pemasar lain memiliki ikatan emosional sebagai sebuah keluarga, yang saling membantu dan berbagi.

    “Property brokerage community yang kuat, akan mampu men-deliver (mendistribusikan) semua service lebih cepat dengan harga yang rasional, sehingga konsumen lebih terpuaskan. Dengan property brokerage community yang solid, maka orientasi kepada market itu bisa lebih jelas dan fokus. Sehingga keberhasilan dari bisnis property brokerage itu berkaitan erat dengan human Management,” ungkap Hendry.

    Property brokerage community

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Associates Executive Director Century 21 Indonesia Daniel Handojo menyatakan, tujuan IPAF 2017 diadakan, selain sebagai wadah para property agent membangun jaringan profesionalisme dalam sebuah komunitas di bidang transaksi properti, juga untuk memberikan motivasi kepada seluruh property agent dalam menghadapi tantangan yang ada di dunia properti.

    “Century 21 Indonesia, ke depan property brokerage community memiliki posisi yang sangat strategis, tidak hanya dalam konteks kecepatan dan men-delivery semua service (listing & selling), tetapi lebih jauh, dia juga menjadi sumber informasi (data source, data historical, dan feature projection) bagi semua pemangku kepentingan di properti secara umum,” ungkap Daniel.

    Daniel mengatakan, seorang pemasar properti yang tidak memilik community atau tergabung dalam sebuah brand property brokerage, maka dia tidak bisa berkolaborasi, sehingga tidak dapat men-deliver service dengan cepat, dimana market sudah menuntut itu sebagai suatu keharusan.

    Karena itu, dalam 3 tahun akhir ini strategi Century 21 Indonesia berorientasi mempersolid property brokerage community yang memiliki brand kredibel, terintegrasi, dan sinergitas yang baik. Daniel optimis , dengan property brokerage community yang solid, Century 21 Indonesia menjadi kekuatan sangat strategis sebagai market leader dan rujukan konsumen dan pebisnis properti di Indonesia.

    “Strategi telah membuah hasil dengan meningkatnya pertumbuhan transaksi, yang tahun ini kami prediksi naik hingga 20 persen, dibanding tahun 2016. Dan kami bersyukur kantor-kantor baru (member broker) Century 21 Indonesia juga tumbuh signifikan. Sekarang hampir mencari 100 kantor member broker tersebar di 27 kota besar di Indonesia dan
    didukung sekitar 8.000 marketing associated,” tandas Daniel.

    Daniel menyebutkan, sehingga Agustus 2017, transaksi banyak berasal dari secondary market yakni sebesar 60 persen, sedangkan dari primary market sebesar 40 persen. Berdasarkan wilayah, penjualan terbanyak disumbangkan oleh wilayah Jabodetabek.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci