Antisipasi Badai, Konstruksi Properti pun Berhenti

Pembangunan Gedung di Miami, Florida, ASMasyarakat Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat terancam bahaya lain terkait datangnya Badai Irma pada akhir pekan ini. Badai ini diperkirakan akan menerjang ...

  • propertidata
  • 2017.09.09
  • 979

    view

  • Antisipasi Badai, Konstruksi Properti pun Berhenti



    Pembangunan Gedung di Miami, Florida, AS

    Masyarakat Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat terancam bahaya lain terkait datangnya Badai Irma pada akhir pekan ini. Badai ini diperkirakan akan menerjang daratan AS pada Sabtu (9/9/2017).

    Pemerintah kota Miami sudah memerintahkan pendudukan untuk evakuasi. Badai Irma diperkirakan masuk dalam kategori 5 dengan kecepatan angin mencapai 297 km per jam.

    Baca juga: Indonesia Kan Negara Maritim, Kok Belum Punya Pelabuhan Keren Kayak Gini Sih?

    Bahaya lain yang mengancam masyarakat Miami adalah ancaman runtuhnya crane konstruksi. Ada sekitar 20 hingga 25 crane yang digunakan untuk pembangunan sejumlah gedung pencakar langit di Miami.

    “Menara konstruksi ini dirancang untuk tahan terhadap angin dengan kecepatan hingga 233 km per jam, bukan badai kategori 5,” ujar Deputi Direktur Departemen Bangunan Bertingkat di Miami, Maurice Pons seperti dikutip oleh situs desain dan arsitektur Dezeen.

    Baca juga: Tinggal di Wilayah Rawan Bencana? Perencanaan Kawasan Jadi Solusinya

    Crane konstruksi hanya dirancang untuk angin berkecepatan 233 km per jam, sementara kecepatan angin Badai Irma bisa mencapai 297 km per jam. Berat crane konstruksi beragam mulai dari 600 ton hingga 5.000 ton!

    Bisa dibayangkan kalau crane konstruksi seberat itu jatuh dan menimpa bangunan di sebelahnya. Apalagi kalau bangunan itu adalah apartemen yang dihuni banyak orang, berapa banyak orang yang bisa menjadi korban?

    Baca juga: Integrasi Bus, Kereta, dan Sepeda, Ini Baru Sistem Transportasi Oke!

    Pons sudah menyarankan kalau para penghuni gedung yang bersebelahan dengan crane konstruksi agar mengungsi. Dia menyatakan crane akan dibiarkan berdiri dan tidak dikunci lantaran berat serta membahayakan kalau runtuh.

    Pemerintah kota menyatakan tidak mungkin untuk menurunkan crane lantaran tidak cukup waktu. Untuk membongkarnya membutuhkan waktu dua pekan.

    Baca juga: Bangunan Berusia 117 Tahun Runtuh Karena Hujan Deras, Hati-hati Ya Kalau Musim Hujan

    Pembangunan sejumlah gedung di Miami dihentikan. Namun, material yang ada berbahaya kalau tidak dipindahkan, begitu juga gedung setengah jadi, jika tidak diamankan sudah tentu membahayakan.

    Wah, beruntung ya kalau di Indonesia tidak ada badai besar dengan angin berkecepatan hampir 300 km per jam. Kalau tidak, kamu yang tinggal di apartemen pasti dag-dig-dug. Apalagi kalau sebelah apartemen ada crane, wah kalau rubuh tentu tidak membayangkan seperti apa ya.

    Baca juga: Kenapa Sih Bangunan Bisa Runtuh? Yuk, Cari Tahu Penyebabnya

    Namun, kalau tinggal di apartemen di Indonesia, kamu mesti waspada gempa lho karena Indonesia berada di jalur gunung berapi yang aktif.

    rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci