Apartemen Kebayoran Icon Resmi Beroperasi Awal 2016

Big Banner

JAKARTA, jktproperty.com – Pengembang apartemen Kebayoran Icon  mengungkapkan meskipun situasi ekonomi mengalami pelemahan sejak 2014 lalu, penjualan apartemen terbilang masih cukup baik. Hal itu terbukti dengan terjualnya sebagian besar unit apartemen ini.

Menurut Anthony Putihrai, CEO Tamara Land, pengembang apartemen Kebayoran Icon, meskipun berada di lokasi elit di Jakarta, Kebayoran Icon dipatok dengan harga Rp19 juta per m2. “Kami mulai memasarkannya pada awal 2014. Pasar properti saat itu mulai melemah, tapi so far penjualannya cukup baik,” ujarnya saat topping off Kebayoran Icon di Jakarta (7/9).

Menurut dia, Kebayoran Icon direncanakan bisa beroperasi pada awal 2016. Apartemen ini dibangun single tower di area seluas 5.000 m2. Bangunannya menjulang setinggi 25 lantai mencakup 256 unit hunian. Tipenya terdiri 1 kamar (BR, 26,2 m2), 2 kamar (40,6 m2), dan 3 kamar (145 m2). Selain apartemen tersedia juga mini office dan area komersial lainnya. “Awal 2016 direncanakan bisa beroperasi.”

Kebayoran Icon dibangun PT Kebayoran Puspita yang merupakan anak usaha  Tamara Land. Lokasinya diujung fly over Kebayoran Lama, sekitar satu kilometer dari Pakubuwono Residence, apartemen menengah atas yang dibangun Agung Podomoro Land di Jl Pakubuwono. Dengan lokasi seperti ini animo konsumen terhadap apartemen ini cukup tinggi.

Investasi yang dibenamkan perusahan untuk membangun apartemen ini mencapai Rp250 miliar. Mengenai nilai lebih Kebayoran Icon, Anthony mengatakan apartemen ini berada di lokasi yang strategis, dekat dengan kawasan bisnis di Jl Jend Sudirman. Persis di depannya sedang dibangun koridor busway (layang) Ciledug – Tendean yang memudahkan penghuni melakukan mobilitas dengan kendaraan umum. (PIT)

jktproperty.com