Pelonggaran LTV Tak Beri Ciputra Angin Segar

Big Banner
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) telah melonggarkan kebijakan Loan To Value (LTV) atau Financing To Value (FTV), meliputi perubahan besaran rasio LTV untuk Kredit Properti (KP) dan rasio FTV untuk Kredit Properti (KP) Syariah.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Ciputra Development Tbk (CTRA), Tulus Santoso, mengungkapkan dampak LTV belum terlalu dirasakan perusahaan sejauh ini, mengingat kebijakan peningkatan besaran rasio LTV/FTV mencapai 10 persen.

“Ini berjalan (kelonggaran) cuma bank tidak terlalu agresif saat ini. Pengaruh LTV tidak begitu berpengaruh,” tutur Tulus di Ciputra World I, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Tulus mengatakan, perbankan sejauh ini tidak terlalu agresif untuk melakukan penyaluran kredit perumahan (KPR). Mengingat performa perbankan yang tengah mengalami pergolakan. “Mungkin mereka lebih fokus ke pembiayaan lain. Jadi tidak seagresif saat 2013 dan 2012, mungkin pihak lihat NPL ,” jelas dia.

Menurutnya, kelonggaran LTV yang dikeluarkan BI belum dalam waktu yang tepat. Pasalnya, kondisi ekonomi tengah mengalami pelemahan. “Dibuka 10 persen tapi bank tidak siap, saya kira terlambat ,” tandasnya.

Sekadar informasi, aturan tersebut berlaku pada Rumah Tapak (RT), Rumah Susun (RS) maupun Rumah Toko/ Rumah Kantor (Ruko/Rukan), mulai tipe 21 ke bawah hingga tipe 70 ke atas mempengaruhi sektor properti.

(mrt)

property.okezone.com