Tabungan Perumahan Akan Disahkan Tahun Ini

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) Maurin Sitorus optimistis rancangan undang-undang tabungan perumahan (RUU Tapera) bisa diselesaikan tahun ini. RUU Tapera kembali diajukan dalam program legislasi nasional (Prolegnas) sehingga ia merasa yakin RUU ini akan segera berlaku menjadi UU. RUU ini tahun lalu sempat dibahas DPR tapi ditarik lagi karena ada hitung-hitungan yang dinilai akan membebani  pemerintah trlalu berat.

Ilustrasi : Perumahan Menengah

Ilustrasi : Perumahan Menengah

“RUU Tapera ini sudah dibahas dalam dua kali masa sidang sehingga diskusinya tidak terlalu alot. Keberatan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan ada beban fiskal negara sebesar Rp1,4 triliun, makanya RUU ini tidak jadi pada periode lalu, namun saat ini sudah sangat mendesak sehingga kami yakin tahun ini akan bisa diberlakukan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9).

Tapera dibutuhkan untuk menjamin pembiayaan jangka panjang sektor perumahan dengan iuran yang akan di-collect dari tiga pihak: pegawai, pemberi kerja (perusahaan), dan pemerintah. Dengan adanya Tapera pembiayaan perumahan khususnya untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa lebih terjamin. Skema Tapera juga sudah mencakup untuk kalangan pekerja informal atau non fixed income. Ini dikarenakan golongan non MBR juga bisa ikut menabung sehingga dimungkinkan ada subsidi silang dari kalangan mampu ke golongan MBR.

“Jadi skemasanya seperti subsidi selisih bunga (SSB) yang sudah diberlakukan pemerintah. Misalnya bunga komersial 12 persen, pemerintah menyubsidi 7 persen sehingga yang dibayarkan nasabah hanya 5 persen. Di Tapera yang memberikan subsidi nantinya golongan non MBR, pemerintah, dan perusahaan,” jelasnya.

Dana Tapera bisa diambil untuk membeli rumah hanya berlaku bagi golongan MBR, sedangkan nasabah non MBR hanya bisa menarik tabungannya dalam satu kali penarikan yang bisa digunakan untuk renovasi rumah. “Jadi untuk non MBR dana Tapera bisa lebih fleksibel, saat ini yang masih didiskusikan adalah komposisi jumlah iuran dari pekerja dan perusahaan,” tandas Maurin.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me