Hanya Properti di Atas Rp 10 Miliar Kena Pajak Properti

Big Banner

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyangkal bahwa ada wacana dari pemerintah untuk menurunkan batasan harga jual properti per unit yang terkena pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) menjadi Rp 2 miliar. Ia juga menegaskan bahwa hanya properti di atas Rp 10 miliar yang dikenakan PPnBM. 

“Jadi Rp 10 miliar ke atas kena PPnBM 20 persen. Jadi sudah clear. Tegas. Tidak ada lagi spekulasi main angka Rp 2 miliar atau Rp 5 miliar atau angka yang lain,” ujar Menteri Bambang, seperti informasi yang diterima Rumahku.com.  

Ini berarti pengembang properti bisa lebih bernafas lega karena ternyata pemerintah akan merevisi  kembali Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 106/PMK.010/2015 yang berlaku sejak Juli lalu. Untuk itu, Menteri Bambang meminta untuk berhenti melakukan spekulasi. 

Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menambahkan bahwa tujuan pemerintah mengembalikan batasan harga jual properti yang terkena PPnBM di angka Rp 10 miliar akan meningkatkan dunia properti yang sedang lesu. Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk menunggu revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor  106/PMK.010/2015 tentang Jenis Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Selain Kendaraan Bermotor yang dikenai PPnBM. 

“Harganya sudah kesepakatannya Rp 10 miliar sama seperti peraturan lama. Kan tadinya mau diturunkan sampai ke Rp 5 miliar. Sekarang tetap, tapi rasanya belum keluar ya. Kita tunggu saja,” tandasnya. 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me