PLN Akan Gratiskan Biaya Administrasi Listrik Prabayar

Big Banner

Biaya administrasi yang selama ini dirasakan saat pembelian pulsa prabayar menjadi masalah yang serius. Pasalnya, banyak konsumen pengguna listrik prabayar merasa keberatan adanya pemotongan biaya administrasi sebesar Rp 2.000 – Rp 3.000 per transaksi. 

“Listrik pulsa kalau di hitung-hitung mahal,” ujar salah satu pelanggan di laman Facebook Rumahku.com.

Terkait hal itu, PT PLN memberikan opsi kepada seluruh pelanggannya yang tidak menyetujui adanya potongan biaya pada listrik prabayar maupun pascabayar. Pelanggan tidak akan dikenakan biaya atau digratiskan administrasi jika membeli listrik langsung di kantor PLN terdekat. 

Tetapi opsi ini masih dalam pertimbangan, karena tak semua wilayah di Indonesia berdekatan dengan lokasi kantor cabang. Hal ini pun diakui oleh Direktur Utama PLN, Sofyan Basir. 

Selama ini masyarakat membeli listrik prabayar melalui minimarket, ATM atau internet banking. Dalam prosesnya ini sangat memudahkan pelanggan karena lokasi pembelian pulsa listrik dekat dengan tempat tinggal dibanding harus pergi ke kantor cabang milik PLN. 

BACA JUGA : PILIH LISTRIK PRABAYAR ATAU PASCABAYAR

“Daripada pergi ke kantor PLN, nyari waktu sendiri, pakai ojek pakai transport. Kalau masyarakat balikin bayar langsung ke PLN, kasihan nggak mereka? Yang di kampung-kampung mesti ke kantor kecamatan,” terang Sofyan seperti informasi yang diperoleh Rumahku.com

Saat ini semua pilihan dikembalikan lagi pada konsumen, ingin pakai jasa bank tapi terkena potongan atau pergi ke kantor PLN dan mengeluarkan sejumlah ongkos transportasi tapi saat pembelian tidak dikenakan potongan admin apapun. 

“Milih saja nanti yang mau bayar langsung boleh. Mau lewat bank secara online boleh,” tambah Sofyan.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me