Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi V Dibangun Tahun Ini

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani kontrak pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi V dan Paket Pembangunan Jembatan Sungai Manggar.

Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini dilakukan untuk meningkatkan mobilitas dan kapasitas jaringan jalan dan melayani lalu lintas koridor di Trans-Kalimantan.

“Tahun ini segera dibangun. Siang ini tim mereka mulai ke lapangan jadi saya minta tidak perlu menunggu loan agreement (persetujuan pinjaman) bisa mulai kerja,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Tol Balikpapan-Samarinda terbagi menjadi lima seksi yakni Seksi I (KM13 Balikpapan-Samboja), Seksi II (Samboja-Palaran I), Seksi III (Samboja-Palaran II), seksi IV (Palaran-Jembatan Mahkota), serta Seksi V (KM 13 Balikpapan-Sepinggan). Proses Konstruksinya terbagi menjadi tugas tiga pihak, Seksi V menjadi tugas pemerintah pusat, Seksi I menjadi tugas pemerintah daerah dan Seksi II, III dan IV adalah yang akan ditawarkan kepada investor.

Pekerjaan pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi V sepanjang 11 kilometer pada ruas KM 13 Balikpapan-Sepinggan dilaksanakan dengan APBN dan dana pinjaman pemerintah China.

Penandatangan kontrak hari ini dilakukan antara PPK Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII (BBPJN VII) dengan pihak penyedia jasa Beijing Urban Construction Group Ltd., bekerja sama dengan BUMN Wika-PP dengan nilai kontrak sebesar Rp 848,55 miliar masa pelaksanaan 730 hari kalender (2 tahun).

Kementerian PUPR juga melaksanakan pembangunan jembatan Sungai Manggar sepanjang 613 meter yang didanai APBN dengan tipe struktur “Balok Girder Pratekan”. Jembatan ini berada dalam ruas Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Paket I yakni pada ruas Balikpapan-Samboja

Penandatanganan kontrak dilakukan antara PPK Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda BBPJN VII dengan penyedia jasa pada Paket Pembangunan Jembatan Sungai Manggar yaitu PT  Wijaya Karya Persero Tbk., dengan nilai kontrak Rp 271,83 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2015-2017 dan masa pelaksanaan 730 hari kalender (2 tahun).

properti.kompas.com