Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II, Percepat Izin Investasi

Big Banner

Paket kebijakan ekonomi jilid II resmi diumumkan oleh sejumlah menteri di Kabinet Kerja Jokowi. Paket kebijakan ini berfokus pada upaya pemerintah yang memangkas waktu pemberian izin investasi menjadi lebih cepat, hal ini dalam rangka percepatan layanan investasi untuk menarik lebih banyak investor. 

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah akan mempercepat pemberian izin yang biasanya memakan waktu beberapa hari menjadi hanya tiga jam selesai. Ini berlaku untuk investasi di sektor industri. Sektor ini menjadi salah satu penopang penting pembangunan ekonomi Indonesia kedepannya. 

Selama ini izin investasi untuk industri terbagi ke dalam dua kelompok, yakni dalam kawasan industri dan luar kawasan industri. Proses izin luar kawasan industri masih relatif lama. Contohnya, izin usaha, membutuhkan waktu hingga delapan hari, dengan adanya perubahan dalam paket kebijakan ekonomi II, proses tersebut akan dipangkas menjadi tiga jam saja. 

BACA JUGA : RUMAH BONGKAR-PASANG INI DIJUAL RP 25 JUTA

Franky Sibarani, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menuturkan bahwa pihaknya mulai menyiapkan diri demi melakukan pelayanan investasi yang akan selesai hanya dalam tiga jam saja. 

“Ini menghasilkan tiga produk: izin itu sendiri, akta perusahaan, dan NPWP. Ini adalah investasi di kawasan industri sehingga dalam tiga jam si investor bisa langsung milih tempat di kawasan dan memulai konstruksi,” ucap Franky Sibarani seperti informasi yang diperoleh Rumahku.com

Berbeda dengan paket kebijakan ekonomi tahap 1 yang diumumkan pada  9 September 2015 lalu yang banyak meregulasi peraturan di beberapa kementerian, di tahap II ini pemerintah berfokus pada upaya peningkatan investasi. Selain, percepatan izin investasi industri, terdapat hal lainnya yang diputuskan oleh Presiden Jokowi

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me