REI: Program Sejuta Rumah Selamatkan Industri Properti

Big Banner

Bisnis properti mengikuti pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Ketika saat ini ekonomi melambat, maka pasar properti ikut melambat juga. Menurut Real Estate Indonesia (REI), berkaitan dengan melambatnya pasar properti saat ini, proses perizinan untuk pembangunan rumah menengah ke bawah perlu untuk dihapuskan. Segmen ini memiliki peran penting bagi sektor properti, sehingga pasokan dan pembiayaannya harus terjamin.

“Program sejuta rumah di segmen menengah ke bawah ini yang menyelematkan industri properti. Kita tak bisa bergantung ke segmen high rise,” ungkap Artur Batubara, Wakil Ketua DPP REI.

Artur juga menambahkan bahwa saat ini sektor properti komersial seperti perkantoran, hotel, maupun ritel mengalami kelesuan seiring kelambatan pertumbuhan ekonomi. Namun, program sejuta rumah yang digalakkan pemerintah dinilai dapat menjadi penyeimbang kelesuan tersebut sehingga roda industri properti tetap berputar.

Hingga September 2015, perusahaan pengembang yang tergabung dalam REI telah membangun 137.150 unit rumah dari target 247.72 unit. Sebanyak 217. 725 unit merupakan rusah sederhana tapak dan sisanya rumah susun.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me