Hunian Berbanderol 300 – 500 Jutaan Masih Diburu

Big Banner

rumah deretPROPERTI-Kendati kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih belum menunjukkan sentimen positif, namun kalangan pengembang khususnya di segmen apartemen dan rumah menengah masih memperlihatkan sikap optimis. Keyakinan bukan tanpa alasan, karena mereka melihat bahwa pasar hunian kelas menengah masih terus dibutuhkan oleh konsumen dan pasarnya masih terlihat bagus.

Sejumlah pengembang yang saat ini tengah memasarkan kawasan perumahan dengan harga 500 jutaan kebawah masih terus diburu oleh konsumennya. “Kami melihat pasar hunian terutama apartemen di Depok penyerapannya cukup tinggi, bahkan masih kurang. Karena itu apartemen Dave ini salah satu hunian apartemen yang ditunggu konsumen di kawasan UI Depok,” ujar Managing Director PT Diamond Land Development Bayu Setiawan.

Menurut Bayu Apartemen Dave yang berlokasi di Jl Palakali Raya, Kukusan Depok ini hanya berjarak 350 meter dari gerbang UI Kukusan dan dibangun di atas lahan seluas 3.885 meter persegi (m2). Apartemen berketinggian 25 lantai itu berkapasitas 868 unit. Dan proyek apartemen ini diperkirakan menelan investasi seluruhnya capai Rp200 miliar. Sejak diluncurkan medio Mei 2015, unit apartemen Dave sudah terjual sekitar 200 unit dengan harga ditawarkan pada kisaran 500 jutaan kebawah.

Rata-rata pembeli adalah end user atau orang tua yang anaknya berkuliah di UI. Lokasi Dave Apartment sendiri berada tepat di epicentrum perkembangan bisnis rumah singgah (Off – Campus Living) bagi mahasiswa Universitas Indonesia. Lokasi ini ditunjang oleh akses langsung menuju stasiun UI dan stasiun Pondok Cina, menggunakan shuttle bus gratis atau lebih dikenal dengan sebutan ‘bikun’ atau bis kuning yang disediakan oleh pengelola kampus.

General Manager Marketing Project & Promotion SMR Group Tony Hartono mengatakan, masih terbilang lumayan tinggi permintaan konsumen perumahan kelas menengah di Kalimantan Timur. Pihaknya saat ini tengah me relaunching klaster New Valencia,”Type ini masih banyak diminati oleh konsumen yang menyasar pada keluarga muda di Balikpapan, Samarinda dan sekitar yang memang mencari rumah pertama,” jelas Tony kepada Property&Bank.

Menurut Tony saat ini klaster New Valencia ditawarkan dalam 2 type 36/72 dan 42/90, namun dari sisi fasad dan model banyak mengalami perubahan dibanding type sejenis yang sudah sold out medio juni 2015 lalu. “KIta berusaha mengikuti tren dan selera pasangan muda yang kian modern belakangan ini,” terang Tony

Kendati diakui Tony pasca penurunan permintaan Oil & Gas di beberapa bulan terakhir, permintaan konsumen kalangan premium di perumahan Balikpapan Regency sedikit stagnan, namun pihaknya tetap optimis terhadap permintaan konsumen terhadap rumah menengah seperti type New Valencia yang hanya dikembang sebanyak 50 unit saja.

Tak beda dengan pengembang lain ISPI Group yang juga merasakan kondisi yang sama, bahwa permintaan rumah untuk segmen menengah masih memiliki pasar yang cukup besar. Pada saat launching klaster Manhattan di Mutiara Gading City yang dibenderol dikisaran harga 300 jutaan, pengembang ini mampu mencatat NUP (nomor urut pembeli) lebih dari 2000 calon pembeli. Perumahan Mutiara Gading City sangat diminati oleh konsumen karena sejumlah keunggulan yang dimiliki. Setelah sukses dengan penjualan sebanyak 1.200 unit rumah dengan 5 clusternya yaitu Napoli, Palermo, Milano, Torino dan Sommerset dengan total sales + 330 M..

Sedangkan untuk properti komersial South Boulevard ditawarkan Rp 1 Miliar dan Ruko La Fenza dengan harga jual Rp 500 juta-an yang semuanya merupakan bagian dari South Park. Cluster Manhattan yang diluncurkan merupakan hunian yang berada dekat dengan sekolah dan pusat komersial. Cluster Manhattan merupakan hunian yang dibangun dengan menggunakan bahan-bahan bangunan yang berkualitas dan berkelas. “Unit-unit di cluster ini sudah dapat dimiliki hanya dengan membayar Rp. 5 Juta, dan calon konsumen sudah dapat memilih rumah idaman yang terdiri dari 3 tipe yaitu Tipe Dakota, Tipe Boston dan Tipe Montana,” ujar Komisaris Utama ISPI Group, Preadi Ekarto.

Sukses penjualan terbesar yang dicatat adalah peminat terhadap hunian yang dikembangkan oleh Ciputra Group pada kawasan Citra Maja Raya cukup tinggi. Tercatat, dari 1.300 unit yang akan dipasarkan pada tanggal 5 dan 6 September 2015 lalu, nomor urut pemesanan (NUP) sudah lebih dari 3.000 pendaftar. Animo yang tinggi ini karena hampir semua properti yang dikembangkan grup ini terbukti berkualitas.

“Dipasarkannya kembali unit tipe RS dan RE di Citra Maja Raya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ciputra Group, sebab ditengah stabilitas ekonomi yang terkoreksi saat ini, tidak memberikan pengaruh besar terhadap minat konsumen akan produk Ciputra Group. Hal ini terlihat dari tingginya pendaftar yang antri untuk membeli rumah di Citra Maja Raya,” jelas GM Marketing PT Ciputra Residence, Yance Onggo.

Dikatakan Yance, Citra Maja Raya merupakan pengembangan dengan skala Kota Mandiri Terbesar Terbaru oleh Ciputra Group, dengan rencana total luas pengembangan lahan mencapai 2.000 hektar (ha). Citra Maja Raya dirancang sebagai kawasan kota mandiri berbasis Transit Oriented Development (TOD) dengan menjadikan Stasiun Maja sebagai simpul transportasi (hub) utamanya.

“Harga Rumah yang masih terjangkau dengan keunggulan dikembangkan oleh Ciputra Group, konsep pengembangan skala Kota Mandiri, dekat dengan stasiun Maja dengan sistem kereta api commuter line, dan infrastruktur jalan darat kualitas cor beton yang sudah baik, menjadi kombinasi dahsyat yang menjadikan Citra Maja Raya sebagai tempat terbaik untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi paling menjanjikan dimasa depan,” kata Yance.

Sekalipun saat ini kondisi ekonomi sedang down, namun sejumlah pengembang tetap optimis bahwa kedepan Indonesia akan tetap menjadi emerging market untuk sektor properti. Menarik memang ketika kita bicara pasar properti tahun 2015 ini. justru sejumlah pengembang lokal melihat bahwa saat ini adalah it’s time to buy. Keyakinan ini dilandaskan pada siklus bisnis properti yang kadang mengalami penurunan, namun kemudian kembali mengalami peningkatan yang sangat signifikan. (Andre)

propertynbank.com