BSD Naikkan Target Penjualan Rp1,5 Triliun

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD), pengembang BSD City di Serpong, Tangerang, Banten, dan sejumlah perumahan di sekitar Jakarta (Jabodetabek) mencatat pertumbuhan penjualan sangat bagus di kuartal terakhir 2015. Menurut Direktur BSD Hermawan Wijaya, lonjakan penjualan di akhir tahun ini  berulang dari tahun ke tahun. Sebagai contoh, kuartal terakhir tahun lalu marketing sales meningkat 30 persen menjadi Rp6,5 triliun dibandingkan posisi kuartal sebelumnya.

Ilustrasi

Ilustrasi : Salah satu tipe rumah di BSD City

Tahun ini target penjualan BSD sebesar Rp6 triliun. Melihat tren tersebut target penjualannya dinaikan Rp1,5 triliun menjadi Rp7,5 triliun. Karena itu pada kuartal terakhir 2015 BSD akan memacu tambahan penjualan hingga Rp2,9 triliun. “Untuk itu kami akan meluncurkan produk-produk baru sehingga akhir tahun nanti bisa tercapai target Rp7,5 triliun. Situasi perekonomian domestik yang  membaik membuat kami semakin optimis untuk bisa mencapai target,” ujar Hermawan dalam publikasi yang diterima housing-estate.com di Jakarta, Jumat (23/10).

Hermawan menyebutkan hingga kuartal ketiga 2015 pihaknya membukukan penjualan senilai Rp4,6 triliun. Angka tersebut setara dengan 62 persen dari target marketing sales yang ditetapkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya produk residensial memberi kontribusi utama terhadap pendapatan. Pertumbuhan marketing sales untuk produk strata title mencapai hampir enam kali lipat atau 593 persen.  Pertumbuhan ini terkait dengan lokasi, konsep desain, infrastruktur, dan kelengkapan fasilitas di kawasan BSD City.

Segmen residensial memberi kontribusi Rp3,2 triliun (67 persen). Sepanjang Januari-Sepember 2015 BSD  berhasil menjual 1.690 unit rumah. Produk residensial tersebut tersebar di BSD City, Nava Park, Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata, Legenda Wisata, Grand City Balikpapan, Taman Banjar Wijaya Tangerang, dan Kota Bunga Bogor.

Kontributor terbesar dari proyek flagship BSD, yaitu BSD City yang berkontribusi 67 persen. Kedua dari Nava Park, hasil kerja sama BSD dengan Honkong Land, yang berkontribusi 8 persen. Kemudian dari Grand Wisata Bekasi (6 persen) dan Legenda Wisata (4 persen). Kontribusi lainnya dari ruko (shophouse) sebesar 14 persen yang tumbuh 29 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Total produk properti yang berhasil dijual sebanyak 2.298 unit terdiri dari residensial, kaveling, dan shophouse. Solidnya pendapatan marketing sales ini meningkatkan laba bersih hingga 42 persen dari Rp2,69 triliun menjadi Rp3,82 triliun. Saat ini kapitalisasi pasar BSD mencapai Rp33 triliun.

housing-estate.com