Perlu Moratorium Pembangunan Perkotaan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Permasalahan utama perkotaan kita adalah tidak adanya ketegasan dan kepatuhan terhadap aturan tata ruang kawasan. Akibatnya, pembangunan kawasan perkotaan menjadi berantakan. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ferry Mursyidan Baldan, mengusulkan adanya moratorium pembangunan di kawasan perkotaan yang sudah sangat padat.

Kawasan Kumuh

Kawasan kumuh

Misalnya ada kawasan-kawasan yang dalam 10 tahun ke depan tidak boleh dibangun. Kuncinya pada pengaturan lahan, tanah tidak bisa bersifat ekslusif dan mutlak dikuasai oleh pemegang hak. “Makanya tata ruang harus baik dan kokoh sehingga bisa mengatur kegunaan dan kemanfaatan lahan. Dengan begitu setiap orang tidak bisa lagi suka-suka mengelola tanahnya,” ujar Ferry saat memberikan kuliah umum tentang kebijakan agraria dan tata ruang di Jakarta, Jumat (23/10).

Kelemahan dalam pembangunan perkotaan di Indonesia adalah tidak dipikirkannya soal perkembangan penduduk dan sistem transportasinya. Demikian juga fasilitas pendukungnya. Akibatnya, terjadi kemacetan, kawasan kumuh, dan buruknya sanitasi di kawasan perkotaan. Buruknya penataan kota itu juga tercermin dari tidak terkendalinya jumlah kendaraan pribadi sebagai dampak jeleknya transportasi umum.

Ferry menilai ada ego yang sangat besar dari pemilik lahan di perkotaan dengan melupakan kewajiban sosial. Ia memberi contoh gedung-gedung perkantoran yang hanya memikirkan akses masuk dan parkirnya sendiri. Mereka tidak peduli akibat dari kepentingannya itu wilayah sekitarnya menjadi macet.

Ferry juga menyoroti banyaknya alih fungsi lahan di daerah yang melanggar tata ruang. Mereka bebas melakukan tanpa ada sanksi, denda, atau  hukuman. Walhasil, praktek seperti ini semakin marak. Seharusnya para kepala daerah yang melanggar rencana tata ruang wilayah (RTRW) diberi sanksi yang member efek jera.

“Saya mengusulkan agar tidak segan mencabut kewenangan kepala daerah yang melanggar RTRW. Kepala daerah juga harus berani mengembalikan fungsi lahan yang telah berubah dan dialihfungsikan,” tandasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me