Gelar Pameran, REI Sumsel Targetkan Rp 50 Miliar

Big Banner

Palembang – Target pameran perumahan Real Estate Indonesia yang digelar sejak 20-31 Oktober 2015 terpaksa direvisi karena penurunan minat masyarakat terkait pelemahan ekonomi.

Ketua DPD REI Sumatera Selatan, Harriyadi Bengawan, mengatakan, semula organisasinya menargetkan Rp75 miliar namun setelah mengamati kenyataan di lapangan terpaksa merevisi menjadi hanya Rp50 miliar.

“Ini akibat lesunya sektor properti terutama perumahan komersial,” kata dia di Palembang, Senin (26/10).

Ia mengatakan pada REI Expo 2015 ini terdapat 49 gerai yang terdiri atas 80 persen pengembang dan 10 persen perbankan dan lainnya.

“Untuk pameran tahun ini, penjualan perumahan tipe komersial tidak begitu banyak tetapi untuk perumahan MBR justru sebaliknya. Itulah, realisasinya per Juli sekitar 5.000 unit,” kata dia.

Ia mengatakan bisnis properti untuk rumah mewah di Sumatera Selatan menurun hingga 40 persen pada semester I/2015 sebagai dampak dari pelemahan ekonomi yang sedang melanda masyarakat.

Kondisi ini membuat kalangan pebisnis perumahan kelas menengah dengan harga berkisar Rp1 miliar ini mulai menjajal rumah murah yang mendapatkan subsidi dari pemerintah.

“Rumah untuk kelas menengah ke atas bisa dikatakan lagi benar-benar turun hingga 40-50 persen, sehingga banyak pengembang memutuskan untuk menghentikan dulu sektor ini, dan mulai membidik pembangunan rumah murah agar aliran dana perusahaan tetap jalan,” kata dia.

Ia mengemukakan dalam program rumah murah yang masuk dalam program satu juta rumah hingga akhir 2015 ini pembeli hanya dikenai bunga lima persen untuk masa pengembalian 20 tahun.

Selain itu, uang muka yang dibebankan juga sangat rendah yakni satu persen dari harga rumah yang berkisar Rp105 juta hingga Rp110 juta.

Faktor pendukung lain yakni segmen rumah murah ini relatif tidak terkena dampak pelemahan ekonomi karena memiliki penghasilan tetap. Pemerintah mengalokasikan program ini untuk PNS, TNI, Polri, dan karyawan swasta dengan gaji maksimal Rp4 juta.

“Saat ini Kota Palembang potensial sekali untuk pembangunan rumah murah karena masih terdapat beberapa lokasi murah di pinggiran kota,” kata dia.

 

/FER

Antara

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me