Melia Hotels International Bidik Bandung dengan Hotel INNSIDE

Big Banner

Satu lagi hotel baru dipastikan bakal hadir meramaikan bisnis hospitalitas di Kota Bandung, Jawa Barat pada 2017.  Dikembangkan The MAJ, milik Ancora Grup, hotel yang bakal beroperasi di bawah merek INNSIDE Bandung ini dikelola Melia Hotels International dan akan menjadi  bagian dari The MAJ Collections Hotel & Residence. 

Membaca potensi dunia pariwisata Indonesia yang menjanjikan, memang menjadi alasan utama salah satu jaringan hotel terbesar di dunia yang berbasis di Spanyol ini aktif mengembangkan sayap bisnisnya di Indonesia. Hal  yang juga mendasari kenapa Melia memilih Bandung sebagai target sasaran kali ini. 

“Bandung merupakan kota terbesar keempat di Indonesia, untuk pariwisata Bandung berada di posisi keempat atau mungkin ketiga sebagai daerah yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Bandung kota yang sempurna, alamnya indah, kota bisnis, dan tidak jauh dari Jakarta. Jumlah wisatawan yang datang setiap tahunnya mencapai 1,6 juta,” ujar CEO Melia Hotels International Gabriel Escarar. 

Berlokasi di kawasan Dago, tepatnya di Jalan Ir H Juanda, di lahan seluas 1 hektare, The MAJ selaku pengembang selain menghadirkan hotel juga akan membangun apartemen. Untuk apartemen menurut The MAJ sudah dipasarkan sejak Oktober 2014. 

“Jadi  di lokasi tersebut ada dua tower, pertama itu untuk hotel kedua apartemen. Apartemen hingga saat ini sudah terjual sekitar 60 persen. Sedang hotel yang dihadirkan dengan konsep kondominium hotel (kondotel), penjualannya sudah sekira 11 persen. Kalau penjualan keduanya ditotal, antara apartemen dan kondotel, sekira 50 persen,” kata England Rachman, Direktur The MAJ Collections PT Dago Trisinergi Properti. 

Memilih bentuk bangunan menyerupai layar perahu yang tengah terkembang, hotel INNSIDE Bandung memiliki kapasitas 233 unit kamar yang tersebar di 21 lantai. Begitu pun dengan apartemennya, terdiri dari 233 unit apartemen dihadirkan dalam tipe studio, satu kamar tidur, dua kamar tidur, dan dua kamar tidur dengan sudut (corner).

“Untuk apartemen rate di awal kami tawarkan mulai dari harga Rp 800 jutaan, saat ini harganya berada dikisaran antara Rp 1,2 miliar hingga Rp 2 miliar. Sedang kondotel saat ini antara Rp 1,3 hingga Rp 2,4 miliar,” jelas England. 

Terkait hotel INNSIDE, Andre Gerondeau, Executive Vice President Hotels, Melia Hotels International percaya fasilitas yang tersedia, keindahan dan keunikan arsitektur, kelezatan kuliner yang ditawarkan akan menjadi faktor pembeda dengan hotel lain yang lebih dulu eksis di Bandung.   

“Menampilkan arsitektur yang unik, bangunan yang terdiri dari menara kembar akan menjadi ikon dan landmark baru kota Bandung. Untuk di hotel, kami menghadirkan produk terbaik, dan kami yakin akan berbeda dari yang sudah ada,” kata Andre. 

Diklaim masuk dalam kategori urban resort yang menciptakan integrasi antara fasilitas bisnis dan kesenangan, bangunan antara hotel dan apartemen terhubung dengan roof terrace. Di area tersebut, nantinya selain bakal tersedia fasilitas area untuk anak-anak bermain, pusat kebugaran, kolam renang, dan kebun yang luas juga akan hadir gedung annex untuk ruang parkir mobil, ballroom, berbagai meeting room, heliport, dan kolam renang infinity yang mempesona di roof terrace. 

Positif melihat posisi Indonesia ke depan, pihak Melia Hotels International mengatakan, pada 2016 dan 2017 sembilan hotel dijadwalkan akan dibuka Melia di Indonesia.

“Saat ini empat hotel kami telah beroperasi di Indonesia,” kata Gabreil Escerrar.

 

rumahku.com