BTN-BPJS Ketenagakerjaan Bersinergi Dukung Program Sejuta Rumah

Big Banner

(Berita Daerah – Nasional) Dua BUMN yaitu Bank Tabungan Negara (BTN) dan BPJS Ketenagakerjaan bersinergi untuk mendukung penuh dalam penyediaan rumah bagi pekerja dan bagi masyarakat Indonesia. Kerjasama dari dua BUMN sekaligus dalam rangka mendukung program sejuta rumah yang ditetapkan oleh pemerintah pada tahun ini.

Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta, Selasa (27/10) mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pemenuhan rumah bagi masyarakat sekaligus menjawab kebutuhan rumah bagi para pekerja di dalam negeri. Kerjasama yang ditandatangani antara BTN dengan BPJS Ketenagakerjaan ini terkait dengan produk perumahan pekerja kerjasama bank.

Maryono menambahkan bahwa program tersebut merupakan fasilitas yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja dan perusahaan yang telah terdaftar sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan dan memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas perumahan. Dalam hal ini BTN akan memberikan fasilitas menyangkut Kredit Konstruksi (KK), KPR dan pinjaman uang muka (PUM).

Untuk skema kerjasama antara BTN dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait dengan program ini antara lain dilakukan diawal pembukaan dan penempatan rekening perumahan pekerja kerjasama bank program jaminan hari tua dalam bentuk deposito yang bersumber dari dana jaminan hari tua yang dibuka atas nama BPJS Ketenagakerjaan di Bank BTN. Kejasama ini akan dijalankan secara professional dan berprinsipkan GCG.

Dirut BTN menjelaskan bahwa penempatan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Pola penyaluran dana ini adalah executing yang dilakukan oleh Bank BTN dalam bentuk KK, KPR dan PUM. Pelaksanaan dan segala resiko pembiayaan PPKB ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab BTN, hal ini terkait dengan kompetensi dan pengalaman pembiayaan perumahan yang sudah dilakukan BTN selama ini.

Sebelumnya Dirut BTN mengungkapkan jika sektor properti bisa membawa pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan produk domestik bruto (PDB). Pertumbuhan sektor perumahan sebesar 1 persen dinilai mampu mendongkrak PDB sebesar 9,5 persen selama lima tahun atau rata-rata sebesar 1,9 persen per tahun.

Selain itu Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo mampu memberikan dampak yang positif bagi kinerja BTN dan juga dinilai telah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memiliki rumah layak huni dengan cara mudah, cepat dan murah. Dengan tingkat bunga yang ditetapkan sebesar 5 persen (fixed rate) dan uang muka sebesar 1 persen, menjadikan program tersebut sebagai progam yang pro rakyat.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Riris Juanita
image: ant

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me