Tren Pembelian Properti 2015 Dikuasai Golongan Sekunder

Big Banner

Bisnis.com, JAKARTA—Satu pelaku usaha perbankan menilai dalam dua tahun terakhir terjadi perpindahan tren pembelian properti golongan primer dan sekunder.

Sebagai informasi, properti primer ialah produk yang baru dijual oleh developer atau tangan pertama, sedangkan sekunder berasal dari pembeli atau tangan kedua dan seterusnya.
 
Secured Loan Division Head Bank OCBC NISP Veronika Susanti mengatakan, sampai periode 2013 porsi pembelian properti primer dan sekunder ialah 60:40.

Namun, pada 2015 komposisi ini berbalik menjadi sekunder 70% dan primer 30%. Nilai penjualan tetap mengalami pertumbuhan walaupun transaksi turun 50% dibandingkan periode 2013.

Veronika menyebutkan, untuk menggenjot penjualan banyak developer yang melakukan tugas lembaga finansial. Misalnya dengan memberikan kredit ringan, diskon uang muka, ataupun cicilan dengan tenor panjang.

“Bila masih kesulitan cashflow, beberapa konsumen beralih mengambil kredit perbankan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Per September 2015, OCBC NISP telah merealisasikan kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 70% dari total target tahun ini sejumlah Rp4 triliun.

properti.bisnis.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me