Warner Bros Dituntut Pemilik Rumah “The Conjuring”

Big Banner

KOMPAS.com – Bagi para penggemar film horor tentunya tahu film “The Conjuring.” Warner Bros selaku pembuat film kini sedang menghadapi tuntutan dari pemilik rumah berhantu yang dijadikan latar film horor ini.

Norma Sutcliffe (69) dan Gerry Helfrich (73) adalah pasangan suami istri pemilik rumah yang sudah empat tahun hidup nyaman dan tentram. Rumah ini berlokasi di Harrishvile, Rhode Island, Amerika Serikat.

Keadaan itu tiba-tiba berubah ketika pada 2013 film ‘The Conjuring” tayang di seluruh dunia. Norma bahkan mengatakan mimpi buruk sebenarnya terjadi selepas film itu tayang.

Sejoli ini kemudian mengajukan gugatan kepada Warner Bros. Hal itu mereka lakukan karena semenjak film tayang, mereka berada dalam kepungan para penggemar yang kerap datang ke rumahnya untuk mendapatkan gambaran hantu seperti dalam film “The Conjuring.”

Banyaknya penggemar tak terlepas dari pesan awal yang menyatakan bahwa film tersebut adalah kisah nyata dari sebuah rumah di Harrishville, Rhode Island. Tak hanya itu, dalam pesan itu juga terdapat anjuran menggunakan Google untuk menemukan alamat rumah tersebut.

“Sejak film itu keluar, kami sudah diganggu secara privasi, diintai, dan dikepung. Mereka (para penggemar film horor) datang setiap hari. Sabtu lalu aku bahkan menelepon polisi jam 3:30 pagi karena ada sekelompok besar dari mereka di luar rumah. Ini mengerikan,” ungkap Norma.

Norma dan Gerry telah membuat tanda “Dilarang Masuk Tanpa Izin” dan membangun pagar sejak film itu keluar. Namun, tak ada yang bisa menghalangi orang-orang untuk datang ke properti mereka.

“Pagar yang kubuat telah dirusak dan orang-orang memaksa masuk setelah itu. Aku merasa ketakutan setiap hari,” ucap Norma kepada Boston Globe.

Dalam gugatannya, keduanya menuntut Warner Bros memberikan ganti rugi uang sesuai dengan kerusakan yang terjadi dan juga memberikan sistem keamanan di rumah mereka.

Menanggapi gugatan tersebut, Humas Warner Bros Paul McGuire, mengatakan bahwa Warner Bros belum menerima materi gugatan dan tidak akan berkomentar terkait hal itu.

Norma yang depresi mengatakan bahwa kejadian itu tak akan berakhir layaknya Amityville, merujuk pada rumah Amityville dalam film “The Amityville Horror.”

“Bisakah kalian bayangkan betapa horornya menjual rumah ini?,” tanya Norma.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me