Rumah Vertikal Jalan Keluar Pertahankan RTH – Property

Big Banner

DEPOK – Pemerintah Kota Depok tengah menggenjot penambahan jumlah luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan berbagai cara. Sesuai Undang–Undang, RTH suatu wilayah harus memenuhi syarat seluas 30 persen.

Kota Depok saat ini sudah menggenjot luasan RTH di angka 16 persen di mana 10 persen milik swasta dan 6 persen milik publik. Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan RTH di antaranya dapat mencari lokasi dengan meminjam ataupun membeli lahan.

“Bisa pinjam dari instansi terkait, ada tanah Karaba 200 hektar pinjam ke Depkeu berupa tanah sitaan. Sedang meminjam lahan RRI seluas 60 hektar, lalu ada lahan 20 hektar di Sawangan akan kami beli. Itu upaya–upaya mendapatkan land banking manfaatkan untuk ditanam,” kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok Wijayanto, Kamis (29/10/2015).

Ia menambahkan cara lainnya yakni di bidang properti berupa memberikan kesempatan hunian vertikal untuk tumbuh. Sementara Pemerintah Kota juga berupaya untuk membatasi hunian bersifat cluster.

“Kita siapkan bangunan vertikal. Konsep perumahan vertikal kasih kesempatan memperluas RTH. Lalu ada pula perda soal pembatasan lahan perumahan minimal 120 meter, hal itu juga dalam rangka mempertahankan total luasan RTH,” jelas dia.

Pemkot Depok juga meminjam 3 hektare lahan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Balitbang Ikan Hias Jalan Perikanan Depok seluas 3 hektar untuk dijadikan taman tematik atau arboretum. Hal itu demi menggenjot luasan RTH.

“Kita ajak masyarakat juga untuk mematuhi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kita buat, dimana ada pengaturan soal Koefisien Dasar Bangunan soal lahan yang boleh dibangun dan lahan yang dijadikan RTH,” ungkap Wijayanto.

(mrt)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me