Pasar Konstruksi Indonesia Terbesar se-ASEAN

Big Banner

Indonesia tercatat sebagai pasar konstruksi terbesar di ASEAN dengan nilai pembangunan infrastruktur mencapai USD 267 miliar. Kebutuhan tenaga kerja meningkat hampir dua kali lipat seiring berkembangnya pembangunan di tanah air. 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono menyatakan yang berhasil membuat berkembangnya pembangunan adalah kehadiran pekerja terampil. Menurutnya mereka merupakan ujung tombak dari suatu pembangunan negara. 

“Siapa yang mau membangun infrastruktur kita? Tenaga kerja konstruksi terampil merupakan ujung tombak pembangunan infrastruktur Indonesia. Anda adalah pahlawan pembangunan yang secara langsung akan mewujudkan ini semua,” ujarnya seperti informasi yang diperoleh Rumahku.com.  

Kedatangan pekerja terampil yang datang ke Indonesia jumlahnya akan bertambah banyak dikarenakan Indonesia akan memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).  

Basuki menambahkan akan berusaha membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya bagi seluruh pekerja yang terbiasa bekerja keras dan tak kenal lelah untuk dapat terus mendukung pembangunan nusantara lebih optimal. Pemerintah saat ini sedang gencar melakukan sosialisasi mengenai pentingnya tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat. Sertifikat ini sendiri berfungsi sebagai pengakuan tertinggi negara terhadap kompetensi para pekerja. 

Sertifikasi ini juga bertujuan untuk melindungi tenaga kerja di tanah air agar memiliki nilai tambah dan kesiapan dalam menghadapi perdagangan Asia Pasifik di tahun 2020 dan agar Badan Usaha Jasa Konstruksi memiliki tenaga kerja yang diakui dan produktif. 

“Dalam level ASEAN, tenaga kerja konstruksi didorong untuk memiliki sertifikat ASEAN,” pungkasnya.

 

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me