Bangunan Lama Ini Dapat ‘Best Design’ se-Asia Pasifik

Big Banner

Sequis Center, bangunan lama yang berlokasi di Sudirman, Jakarta baru-baru ini mendapat penghargaan ‘Best Office Architectural Design’ dari Southeast Asia Property Awards 2015 mengalahkan para pesaingnya dari Singapura, Filipina, dan Myanmar. 

Penghargaan tersebut merupakan pengakuan internasional kedua setelah sebelumnya, di tahun 2013, Sequis Center berhasil memenangkan Best Futura Project dari MIPIM (Le marché international des professionnels de l’immobilier) Award Asia Pacific. 

Jusup Halimi, Chief Executive Officer (CEO) Farpoint, pihak pengelola gedung yang dibangun sejak tahun 1980 itu mengungkapkan rasa bangganya kepada Rumahku.com, karena upaya untuk menghadirkan pengembangan inovatif serta pengalaman yang berkualitas bisa dihargai oleh dunia internasional, sehingga turut menempatkan nama Indonesia dalam peta industri real estate regional. 

“Indonesia, salah satu negara dengan perkembangan ekonomi paling atraktif di dunia saat ini sedang menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Jadi kami yakin, akan ada peningkatan kebutuhan ruang kantor yang berkualitas, baik untuk perusahaan lokal maupun internasional,” jelasnya. 

Sementara itu di sisi lain, Terry Blackburn, Chief Executive Officer dari Ensign Media dan penerbit Property Report, penyelenggara Asia Property Awards mengatakan bahwa Asia Tenggara merupakan pasar yang menarik bagi industri dan real estate. 

“Kuatnya inovasi dan kepemimpinan yang ditunjukkan oleh para kompetitor membuat Asia Tenggara menjadi pasar yang menarik,” imbuh Terry. 

Selain Sequis Center, tak jauh dari situ, Farpoint tengah dalam proses pengerjaan Sequis Tower. Dirancang sebagai sebuah bangunan inovatif yang mendukung keberlanjutan lingkungan, gedung yang merupakan hasil kolaborasi dengan Kohn Pedersen Fox Associates (KPF), firma arsitektur kelas dunia dari New York ini dibuat untuk meraih sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) Platinum yang pertama di Indonesia.  

Ke depannya, bangunan yang baru akan rampung pada akhir tahun 2017 itu dinilai akan menjawab kebutuhan perusahaan multinasional dan domestik yang membutuhkan ruang kerja berstandar internasional, serta mendukung upaya Corporate Social Responsibility (CSR) mereka dalam bidang lingkungan. 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me